Perseteruan Ahmad Dhani dan Once Mekel Masalah Royalti Dewa 19 Berakhir Setelah 13 Tahun.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
- print Cetak

𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑡𝑒𝑟𝑢𝑎𝑛 𝐴ℎ𝑚𝑎𝑑 𝐷ℎ𝑎𝑛𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑂𝑛𝑐𝑒 𝑀𝑒𝑘𝑒𝑙 𝑀𝑒𝑛𝑔𝑒𝑛𝑎𝑖 𝑅𝑜𝑦𝑎𝑙𝑡𝑖 𝐷𝑒𝑤𝑎 19 𝐵𝑒𝑟𝑎𝑘ℎ𝑖𝑟 𝑆𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 13 𝑇𝑎ℎ𝑢𝑛. (𝐹𝑜𝑡𝑜 𝐼𝑛𝑠𝑡𝑎𝑔𝑟𝑎𝑚 𝑂𝑛𝑐𝑒𝑚𝑒𝑘𝑒𝑙𝑜𝑓𝑓𝑖𝑐𝑖𝑎𝑙)
Indo1.id – Kedua musisi, Ahmad Dhani dan Once Mekel, akhirnya menyelesaikan perseteruan mereka mengenai royalti lagu Dewa 19 yang telah berlangsung selama 13 tahun.
Ahmad Dhani telah menyelesaikan beberapa urusan dan melakukan diskusi dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) untuk menyelesaikan masalah ini.
Meskipun Once sudah tidak lagi menjadi vokalis Dewa 19 sejak 2010, dia masih sering membawakan lagu-lagu Dewa 19, yang menyebabkan Ahmad Dhani merasa kesal karena Once tidak meminta izin terlebih dahulu.
Meskipun Ahmad Dhani baru mempermasalahkannya sekarang, ternyata dia sudah merasa tidak suka selama 13 tahun yang lalu.
“Karena saya baru merasa kesal sekarang,” kata Ahmad Dhani dalam sebuah video di YouTube pada Jumat 7 April 2023.
Sekarang, Ahmad Dhani berharap semua pihak, terutama musisi, bisa lebih menghargai karya satu sama lain di masa depan.
“Yang penting sekarang adalah perseteruan ini sudah selesai. Kesempatan ini akhirnya menjadi hal yang menguntungkan bagi para pencipta lagu, bukan hanya bagi penyanyi,” kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani juga mengapresiasi usaha LMKN untuk memfasilitasi para pencipta lagu dan musisi dengan membuat sistem baru secara online untuk mendaftarkan kepemilikan lagu mereka.
LMKN juga akan melakukan perubahan terbatas pada UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta sebagai upaya memperbarui pasal-pasal yang masih menimbulkan perdebatan.
“Saya melihat LMKN sudah berbenah. Dengan sistem online untuk pendaftaran kepemilikan lagu dan lain-lain, menurut saya itu kemajuan yang luar biasa,” kata Ahmad Dhani.
Ahmad Dhani juga memilih untuk mengikhlaskan masalah royalti yang belum dibayarkan oleh Once Mekel dan menyelesaikan masalah ini.
“Baiklah, kita lupakan masa lalu. Kalau tidak ada laporan dari tahun 2010, kita lupakan saja dan yang penting ke depannya lebih baik,” tegasnya.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar