Indo1.id – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Noval Assegaf mengkritisi pernyataan Ketua PBNU Umarsyah yang meminta pengancam warga Muhammadiyah, Andi Pangerang Hasanuddin, dimaafkan.
Umarsyah beralasan, Andi Pangerang yang merupakan peneliti BRIN itu sudah mengakui kesalahannya dan minta maaf. Ia pun menyebut mestinya kasus ini tidak masuk ranah kepolisian.
hinaan terhadap ulama NU, Habib Luthfi bin Yahya. Ia ditetapkan tersangka usai cuitannya di Twitter.
Pada 3 Desember 2020 ia ditangkap dan ditahan sejak 4 Desember 2020. Lalu pada Februari 2021, Ustaz Maaher meninggal di Rumah Tahanan Mabes Polri.