Indo1.id – Istilah “cewek matre” sering kali digunakan dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial atau lingkungan pergaulan anak muda.
Kata “matre” adalah kependekan dari “materialistis,” yang merujuk pada sifat seseorang yang lebih memprioritaskan atau mementingkan harta benda dan status ekonomi dalam berbagai aspek kehidupannya, termasuk hubungan asmara.
Sebutan ini biasanya memiliki konotasi negatif, seolah-olah menunjukkan bahwa seorang perempuan menjalin hubungan berdasarkan keuntungan finansial yang bisa ia peroleh dari pasangan.
Namun, apakah sebenarnya arti dari “cewek matre”? Apakah semua orang yang disebut matre benar-benar memiliki karakter demikian, atau justru sebutan ini sering kali menjadi stereotip yang kurang tepat?
Dalam artikel ini, kita akan memahami lebih dalam maksud dari sebutan “cewek matre,” mengapa istilah ini muncul, serta bagaimana kita bisa melihatnya dari sudut pandang yang lebih objektif.
Apa Itu “Cewek Matre”?
“Cewek matre” merujuk pada perempuan yang dianggap terlalu mementingkan materi atau keuntungan finansial dalam hubungan.
Mereka dinilai cenderung melihat status ekonomi atau kemampuan finansial seseorang sebagai hal utama dalam memilih pasangan.
Istilah ini biasanya diungkapkan dengan nada negatif, seolah-olah perempuan yang demikian hanya tertarik pada uang atau harta.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang yang menghargai stabilitas finansial dalam sebuah hubungan bisa disebut matre.
Sebenarnya, setiap orang memiliki standar tertentu dalam memilih pasangan, termasuk faktor finansial yang dianggap penting oleh sebagian orang untuk masa depan yang aman dan stabil.
Ciri-Ciri yang Sering Dikaitkan dengan “Cewek Matre”
Beberapa karakteristik yang sering dihubungkan dengan istilah “cewek matre” antara lain:
- Memprioritaskan Pasangan dengan Status Ekonomi Tinggi: Mereka dinilai hanya tertarik pada orang yang memiliki pekerjaan atau bisnis mapan, mobil, rumah, atau kemampuan finansial yang memadai.
- Sering Meminta Hadiah Mahal atau Barang Branded: Cewek matre sering kali dikaitkan dengan kebiasaan meminta atau mengharapkan pasangan memberikan hadiah berupa barang-barang mewah atau branded.
- Berharap Pasangan Selalu Membayar Semua Kebutuhan: Dalam pandangan umum, cewek matre akan selalu berharap pasangannya yang menanggung semua biaya, baik untuk makan, jalan-jalan, atau belanja.
- Tidak Mau Hidup Sederhana: Mereka dianggap tidak tertarik pada gaya hidup sederhana dan lebih memilih pasangan yang bisa memberikan fasilitas hidup yang nyaman dan mewah.
Meskipun demikian, tidak semua perempuan yang memperhatikan kestabilan finansial pasangannya adalah “cewek matre.”