Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Editorial: Tambang Nikel, Luka Baru di Tubuh Raja Ampat

Editorial: Tambang Nikel, Luka Baru di Tubuh Raja Ampat

  • account_circle Ari arjuno
  • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
  • print Cetak

Indo1.id – Raja Ampat bukan sekadar gugusan pulau di timur Indonesia.

Ia adalah mahakarya alam: tempat pertemuan samudera yang memelihara lebih dari 75% spesies koral dunia, rumah bagi pari manta, hiu karang, dan komunitas adat yang menjaga harmoni laut dan hutan.

Namun kini, surga itu dirobek oleh ambisi yang membabi buta: pertambangan nikel.

Kita tak sedang membicarakan eksploitasi biasa.

Kita bicara tentang penghancuran kawasan geopark global, pencemaran ekosistem laut, dan pengabaian terhadap hak masyarakat adat yang telah turun-temurun hidup berdampingan

dengan alam. Ironisnya, semua atas nama transisi energi hijau dunia.

Pemerintah berdalih bahwa nikel dari Raja Ampat mendukung ekosistem mobil listrik dunia.

Tesla, Toyota, BYD, semua disebut. Tapi pertanyaannya: transisi energi untuk siapa? Bagi masyarakat adat di Waigeo Barat, yang kini kesulitan air bersih dan kehilangan hasil laut, narasi itu terdengar seperti satire.

Ketika lebih dari 494 hektar hutan dirusak, dan endapan lumpur mengaburkan laut yang dulunya sebening kristal, kita tak bisa lagi menyebut ini sebagai “pengembangan.”

Ini adalah penjarahan sistematis, di negeri sendiri, atas nama pasar global.

Pencabutan Izin Hanyalah Langkah Awal, Bukan Kemenangan

Pencabutan izin empat perusahaan tambang di awal Juni 2025 oleh Presiden adalah kabar baik — tapi terlalu lambat, dan tidak cukup.

Perusahaan seperti PT Gag Nikel masih bebas beroperasi, dengan alasan administratif:

“berada di luar kawasan Geopark.” Apakah batas hukum lebih penting dari batas nurani?

Pengawasan lingkungan lemah, audit ekologi tidak dijalankan secara menyeluruh, dan tambang-tambang yang sudah merusak belum melakukan pemulihan.

Kita bertanya: di mana keadilan ekologis? Siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan yang telah terjadi?

Suara Adat, Bukan Sekadar Formalitas

Fenomena sosial yang terjadi di Raja Ampat saat ini adalah penghapusan perlahan terhadap kedaulatan masyarakat adat.

Mereka dianggap penghambat investasi, bukan penjaga bumi. Padahal, siapa yang menjaga hutan, laut, dan terumbu karang sebelum izin tambang diteken?

Konflik sosial mulai muncul. Antara yang setuju dan menolak tambang, antara pendatang dan warga lokal.

Semua karena pendekatan pemerintah dan investor yang tidak partisipatif, yang lebih memilih bicara angka daripada mendengar suara rakyat.

Raja Ampat harus menjadi titik balik, bukan titik runtuh. Jika kita mengaku mencintai alam, jika kita bangga menyebut Indonesia “megabiodiversitas,” maka saat ini adalah saatnya kita bersikap.

dan menyerukan:

  1. Moratorium total tambang di pulau-pulau kecil.

  2. Audit dan pemulihan ekosistem secara transparan.

  3. Pengakuan dan pelibatan aktif masyarakat adat dalam setiap proses pengambilan keputusan.

  4. Perluasan kawasan konservasi laut dan darat dengan pengawasan independen.

Raja Ampat bukan milik pasar, bukan milik korporasi. Ia milik semesta, milik kita semua — dan tanggung jawab kita untuk menjaganya.

Karena jika kita semua diam, siapa lagi yang akan bersuara untuk hutan dan laut yang luka?***

  • Penulis: Ari arjuno

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandara Soetta Fokus Berikan Pelayanan Di Area Pengambilan Bagasi Selama Arus Balik

    Bandara Soetta Fokus Berikan Pelayanan Di Area Pengambilan Bagasi Selama Arus Balik

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Gelombang kedua arus balik Lebaran 2023 telah terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Sabtu (29/4/2023). Sejumlah penumpang terlihat meninggalkan pintu kedatangan di Terminal 3 bandara. M. Holik Muwardi, Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, mengatakan bahwa pihaknya telah menambahkan jumlah personel untuk membantu penumpang mengambil bagasi selama masa arus […]

  • Burung Perkutut, Antara Mitos dan Kenyataan: Apakah Benar Bisa Berubah Menjadi Ular?

    Burung Perkutut, Antara Mitos dan Kenyataan: Apakah Benar Bisa Berubah Menjadi Ular?

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Burung perkutut, dengan pesonanya yang khas dan berbagai mitos yang mengitarinya, telah menjadi bagian integral dari budaya Jawa dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Di tengah kisah-kisah yang mengagumkan tentang keberuntungan dan pesugihan, muncul pula cerita yang cukup menarik: kemampuan burung perkutut untuk berubah menjadi ular. Mitos ini telah tersebar luas di kalangan pecinta […]

  • Inilah Navia, Karakter Bintang 5 Baru di Genshin Impact 4.3!

    Inilah Navia, Karakter Bintang 5 Baru di Genshin Impact 4.3!

    • calendar_month Kamis, 28 Des 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Genshin Impact 4.3 telah resmi dirilis oleh Hoyoverse pekan ini. Di versi kali ini, pemain bisa menikmati sejumlah konten baru, termasuk karakter bintang 5 baru yang bernama Navia. Siapa sebenarnya Navia dan apa saja kemampuannya? Simak review berikut ini! Siapa Navia? Navia adalah karakter perempuan yang memiliki elemen tanah alias Geo. Ia merupakan […]

  • Sinopsis Madam Webb, Kisah Superheroes Penjaga Universe!

    Sinopsis Madam Webb, Kisah Superheroes Penjaga Universe!

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Madame Webb adalah film pahlawan super Amerika tahun 2024 yang diadaptasi dari komik Marvel dengan karakter yang sama. Film ini dibintangi oleh Dakota Johnson sebagai Cassie Webb, seorang wanita yang memiliki kekuatan psikis dan harus menghadapi masa lalunya yang kelam. Film ini juga menampilkan tiga karakter Spider-Woman yang berbeda, yaitu Sydney Sweeney sebagai […]

  • AHY Mengunjungi Jusuf Kalla Diskusikan Tentang Isu Kerakyatan

    AHY Mengunjungi Jusuf Kalla Diskusikan Tentang Isu Kerakyatan

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan bahwa ia telah melakukan diskusi dengan mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK, di kediaman JK di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada hari Senin (15/5/2023) malam. Selama pertemuan tersebut, mereka membahas isu-isu yang berkaitan dengan kepentingan rakyat dan kebangsaan, serta […]

  • Sistem Pemilu 2024 Tetap Proporsional Terbuka, Ini Alasan dan Pesan MK!

    Sistem Pemilu 2024 Tetap Proporsional Terbuka, Ini Alasan dan Pesan MK!

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan perkara uji materi pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang mengatur tentang sistem pemilu proporsional terbuka. Dalam putusannya yang dibacakan pada Kamis (15/6/2023), MK menolak permohonan para pemohon yang menginginkan sistem pemilu proporsional tertutup. Dengan demikian, sistem pemilu untuk Pemilu 2024 tetap menggunakan proporsional […]

expand_less