Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Apa Itu “Pesta Babi”? Film Dokumenter yang Viral dan Picu Pembubaran Nobar di Sejumlah Daerah

Apa Itu “Pesta Babi”? Film Dokumenter yang Viral dan Picu Pembubaran Nobar di Sejumlah Daerah

  • account_circle Ari arjuno
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

Indo1.id – Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tengah menjadi perbincangan nasional setelah sejumlah kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film tersebut dibubarkan aparat di beberapa daerah di Indonesia.

Film ini dikaitkan dengan isu lingkungan, konflik agraria, hingga persoalan masyarakat adat di Papua.

Film “Pesta Babi” merupakan karya sineas Indonesia Dandhy Laksono yang dikenal sering membuat dokumenter bertema kritik sosial dan lingkungan.

Dalam film ini, isu utama yang diangkat adalah dugaan dampak proyek industri dan ekspansi lahan terhadap masyarakat adat serta hutan di Papua.

Kontroversi mulai mencuat setelah beberapa agenda nobar dan diskusi film dibubarkan aparat di sejumlah wilayah, termasuk di Ternate dan Bali.

Di Ternate, aparat TNI menghentikan acara nobar yang digelar oleh komunitas jurnalis dan aktivis lingkungan dengan alasan keamanan serta potensi munculnya gesekan sosial di masyarakat.

Sementara di Bali, LBH Bali mengecam tindakan pembubaran tersebut dan menilai diskusi publik melalui film merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dijamin undang-undang.

Pemerintah pusat sendiri membantah adanya instruksi resmi untuk melarang atau membubarkan pemutaran film tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah memerintahkan aparat untuk melakukan pembubaran nobar film “Pesta Babi”.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak yang menyebut pembubaran dilakukan berdasarkan pertimbangan keamanan wilayah oleh pemerintah daerah setempat, bukan instruksi langsung dari TNI AD.

Poster Pesta babi ( Foto: Instagram )

Meski demikian, pembubaran nobar film ini justru memicu gelombang diskusi lebih luas di media sosial.

Banyak warganet menilai pelarangan tersebut membuat publik semakin penasaran terhadap isi film.

Di berbagai forum internet dan Reddit, pengguna ramai membahas tema film, pembubaran acara, hingga isu kebebasan berekspresi di Indonesia.

Sebagian kelompok masyarakat sipil dan anggota DPR juga menyoroti keterlibatan aparat dalam pembubaran acara seni dan diskusi publik.

Mereka menilai tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kekhawatiran terhadap ruang demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

Di sisi lain, aparat dan pihak penyelenggara daerah menyebut langkah pembubaran dilakukan demi menjaga situasi tetap kondusif, terutama karena tema film dianggap sensitif dan dikhawatirkan memicu polemik di tengah masyarakat majemuk.

Hingga kini, “Pesta Babi” masih menjadi salah satu topik yang paling ramai diperbincangkan di media sosial Indonesia, bukan hanya karena isi filmnya, tetapi juga karena polemik pembubaran nobar yang memunculkan perdebatan soal demokrasi, kritik sosial, dan kebebasan berekspresi.***

  • Penulis: Ari arjuno

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ghea Youbi, Biduan Dangdut Gemoy yang Akhirnya Kesampaian Main Film

    Ghea Youbi, Biduan Dangdut Gemoy yang Akhirnya Kesampaian Main Film

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Ghea Youbi adalah seorang biduan dangdut yang dikenal karena lagu-lagu hitsnya, seperti “Gak Ada Waktu Beib”, “Sumpah Mati Sayang”, dan “Mau Enaknya Aja”. Namun, selain bernyanyi, Ghea juga memiliki impian lain, yaitu bermain film. Impian Ghea akhirnya terwujud ketika ia mendapat tawaran untuk bermain di film horor produksi Ram Pictures berjudul “Tumbal Arwarod”. […]

  • Mitos Watu Goyang dan Jejak Sejarah Sultan Agung di Yogyakarta

    Mitos Watu Goyang dan Jejak Sejarah Sultan Agung di Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Watu Goyang, sebuah tempat yang memikat hati dengan keindahan alamnya yang menakjubkan, mengundang wisatawan untuk menjelajahi sejarah dan keelokan alam Yogyakarta. Terletak di Dusun Cempluk, Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, lokasi ini menawarkan lebih dari sekadar panorama alam yang memesona. Dikenal sebagai tempat yang menyimpan jejak sejarah Sultan Agung, Watu Goyang bukan […]

  • Manfaat Rebung Bambu Kuning dalam Mengatasi Batu Ginjal

    Manfaat Rebung Bambu Kuning dalam Mengatasi Batu Ginjal

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Batu ginjal merupakan penyakit yang berisiko tinggi dan sering kali membutuhkan pengobatan yang mahal. Namun, kini ada alternatif yang lebih terjangkau dengan menggunakan rebung bambu kuning. Rebung bambu kuning terbukti efektif dalam mengatasi penyakit batu ginjal. Dengan mengonsumsi dua gelas ramuan tersebut dengan seizin Allah S.W.T., perlahan-lahan rasa sakit akan berkurang dan batu […]

  • Verrell Bramasta Sumbangkan Lima Ekor Sapi sebagai Hewan Kurban pada Iduladha Tahun Ini

    Verrell Bramasta Sumbangkan Lima Ekor Sapi sebagai Hewan Kurban pada Iduladha Tahun Ini

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Verrell Bramasta, aktor ternama Tanah Air, menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyumbangkan lima ekor sapi sebagai hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini. Tindakan mulia tersebut merupakan bentuk ungkapan syukur Verrell atas rezeki yang melimpah yang ia terima selama ini. Dalam wawancaranya di Jakarta pada Kamis, Verrell mengungkapkan kegembiraannya dapat berkurban dengan jumlah […]

  • Lega Usai Diperiksa Barekrim Polri, Begini Tanggapan Singkat Wulan Guritno !

    Lega Usai Diperiksa Barekrim Polri, Begini Tanggapan Singkat Wulan Guritno !

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Wulan Guritno memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri terkait dugaan promosi judi online. Ia datang dengan mengenakan atasan hitam dan bawahan krem. Wulan diperiksa kurang lebih selama enam jam. Usai diperiksa, ia menyatakan di hadapan awak media bahwa dirinya lega. “Jadi aku hari ini senang banget bisa memenuhi panggilan untuk klarifikasi dan aku seneng […]

  • Prakiraan Cuaca Wilayah Jabodetabek Hari Ini, 23 Juni 2025

    Prakiraan Cuaca Wilayah Jabodetabek Hari Ini, 23 Juni 2025

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Hanken Arya
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hari ini, Senin, 23 Juni 2025, wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) diprakirakan mengalami variasi cuaca mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan dengan suhu yang cukup hangat. Berikut rincian selengkapnya: 1. Jakarta Pagi: Cerah berawan, suhu 24–28°C, kelembapan 75%. Siang: Berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa area (Jakarta Selatan & Timur), suhu […]

expand_less