Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengamat: Bekasi Butuh Kepastian Kepemimpinan, Jangan Biarkan Pemerintahan Tersandera Konflik Politik

Pengamat: Bekasi Butuh Kepastian Kepemimpinan, Jangan Biarkan Pemerintahan Tersandera Konflik Politik

  • account_circle Supriyadi
  • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
  • print Cetak

Indo1.id  – Pengamat Politik sekaligus Peneliti Senior Citra Institute Efriza menilai Kabupaten Bekasi membutuhkan kepastian mengenai pemegang mandat definitif setelah status hukum Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang berkekuatan hukum tetap.

Menurut Efriza, kepastian kepemimpinan diperlukan agar pemerintahan Kabupaten Bekasi dapat berjalan efektif, sementara pelayanan kepada masyarakat dan program pembangunan tetap terlaksana.

“Status inkrah Ade Kuswara berdampak terhadap aspek politik dan kepemimpinan. Dengan status bupati yang sudah inkrah, pemerintahan Kabupaten Bekasi tentunya membutuhkan kepastian mengenai siapa yang memegang mandat definitif,” kata Efriza ketika dihubungi, Kamis (8/10).

Ia mengingatkan proses pergantian kepemimpinan tidak boleh berdampak pada terhentinya pelayanan publik, melambatnya pengambilan keputusan pemerintahan, penyerapan anggaran, maupun pembangunan di Kabupaten Bekasi.

“Semestinya tersampaikan pesan kuat kepada publik bahwa kasus hukum itu personal, tetapi pemerintahan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Bekasi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Efriza juga meminta DPRD Kabupaten Bekasi tetap menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan roda pemerintahan berjalan, tanpa terlalu larut dalam tarik-menarik kepentingan politik terkait pergantian kepala daerah.

Menurut dia, DPRD dapat menunggu surat resmi dari pemerintah provinsi terkait pemberhentian bupati dan pengangkatan kepala daerah definitif. Namun, proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme administratif yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti melalui rapat paripurna.

“Boleh saja DPRD berpikir dan berkomentar bahwa mereka menunggu surat resmi dari pemerintah provinsi terkait pemberhentian bupati dan pengangkatan bupati definitif, tetapi itu hanya persoalan administratif yang selanjutnya ditindaklanjuti melalui rapat paripurna,” katanya.

Ia menekankan DPRD seharusnya lebih mengutamakan pelaksanaan tugas kepada masyarakat dan turut menjaga kesinambungan pemerintahan.

“Yang terpenting adalah bekerja kepada rakyat. DPRD sebaiknya menjadi penjaga kesinambungan pemerintahan, bukan menyampaikan komentar-komentar yang sekadar meramaikan sehingga terkesan terjadi perpanjangan konflik politik pascakasus hukum Ade Kunang,” ujarnya.

Terkait kepemimpinan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Efriza menilai posisi tersebut merupakan bagian dari fase transisi pemerintahan.

Ia mengatakan Asep perlu memastikan pelayanan masyarakat, pembangunan, dan penyerapan APBD tetap berjalan. Menurut dia, Pemkab Bekasi masih menjalankan sejumlah agenda pemerintahan, termasuk pembahasan Perubahan APBD 2026 dan sejumlah rancangan peraturan daerah.

“Posisi Plt secara politik tetap memiliki keterbatasan dibanding kepala daerah definitif, sehingga wajar jika muncul kebutuhan mempercepat kepastian status kepemimpinan,” katanya.

Efriza mengatakan Asep juga perlu mempertahankan fokus pada agenda pemerintahan, antara lain menangani persoalan kekeringan pertanian, infrastruktur, serta percepatan penyerapan anggaran.

Menurut dia, fokus tersebut menunjukkan bahwa roda pemerintahan tetap perlu menjadi prioritas selama proses penetapan kepemimpinan definitif berlangsung.

Selanjutnya, kata Efriza, DPRD Kabupaten Bekasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan pemerintah pusat perlu memastikan proses administrasi terkait pergantian bupati berjalan sesuai ketentuan.

“Proses administrasi pergantian bupati perlu dilaksanakan dengan cepat, transparan, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Efriza mengatakan setelah perkara Ade Kuswara Kunang berkekuatan hukum tetap, perhatian selanjutnya perlu diarahkan pada proses konstitusional dan administratif untuk mengisi jabatan bupati.

Ade Kuswara Kunang sebelumnya terpilih bersama Asep Surya Atmaja sebagai pasangan kepala daerah Kabupaten Bekasi untuk periode 2025-2030.

Menurut Efriza, proses pemberhentian dan pengisian jabatan bupati harus mengikuti mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku.

Ia juga menyebut posisi Asep sebagai wakil bupati terpilih dan Plt Bupati saat ini menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan di Kabupaten Bekasi. Namun, keputusan mengenai jabatan definitif tetap harus didasarkan pada ketentuan hukum dan administrasi yang berlaku.

“Keputusan definitif tetap harus mengikuti mekanisme hukum dan administrasi, bukan semata-mata kalkulasi politik,” kata Efriza.

Ia menilai kepastian mengenai kepemimpinan Kabupaten Bekasi diperlukan agar pemerintah daerah dapat menjalankan program pembangunan dan pelayanan publik secara berkelanjutan.

“Intinya, Bekasi sekarang membutuhkan kepastian kepemimpinan, bukan kembali tersandera oleh tarik-menarik kepentingan elite,” ujarnya.*

  • Penulis: Supriyadi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lirik Chill Kill – Red Velvet, Lagu Yang Penuh Dengan Kejutan Rahasia!

    Lirik Chill Kill – Red Velvet, Lagu Yang Penuh Dengan Kejutan Rahasia!

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Red Velvet akan segera comeback dengan album ketiga mereka yang berjudul ‘Chill Kill’. Album ini dijadwalkan rilis pada 13 November 2023 dengan lagu utama yang juga berjudul ‘Chill Kill’. Red Velvet telah merilis teaser video musik ‘Chill Kill’ yang menampilkan konsep yang berbeda dari sebelumnya. Dalam video musik ‘Chill Kill’, Red Velvet berperan […]

  • Minta Pendapat Anak Dirinya Ingin Menikah lagi, Inara Rusli Sebut Di Luar Dugaan ‘Starla Sudah Dewasa Dan Paham Kondisi Mominya’

    Minta Pendapat Anak Dirinya Ingin Menikah lagi, Inara Rusli Sebut Di Luar Dugaan ‘Starla Sudah Dewasa Dan Paham Kondisi Mominya’

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Kabar mengejutkan datang dari Inara Rusli. Ia sudah meminta izin ke sang anak, Starla untuk menikah lagi. “Oh, iya,” ujar Inara Rusli di kawasan Tendean, Jakarta, Selasa (22/8/2023). Inara Rusli sebenarnya tidak serius saat meminta izin ke Starla untuk menikah lagi. Ia cuma iseng mengetes mental sang anak. “Itu iseng aja. Pengin tahu aja […]

  • Resep Bibi Doris’ Chocolate Cake, Kue Cokelat Legendaris dari Jerman

    Resep Bibi Doris’ Chocolate Cake, Kue Cokelat Legendaris dari Jerman

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Bibi Doris’ Chocolate Cake adalah kue cokelat yang terkenal di Jerman. Kue ini merupakan resep warisan dari Bibi Doris, seorang wanita yang dikenal sebagai ahli membuat kue cokelat yang lezat dan moist. Kue ini memiliki lapisan kue cokelat yang empuk dan lapisan krim cokelat yang lembut. Bibi Doris’ Chocolate Cake sangat cocok untuk […]

  • Mitos Kayu Nagasari, yang Penuh Misteri

    Mitos Kayu Nagasari, yang Penuh Misteri

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Kayu nagasari, salah satu jenis kayu yang diyakini memiliki daya magis terbesar dibandingkan dengan jenis kayu lainnya, telah lama menjadi pusat perhatian masyarakat yang tertarik pada dunia spiritual dan metafisika. Kayu ini sering digunakan sebagai gagang senjata, pernak-pernik seperti mala, tasbih, gelang, kalung, bahkan mata cincin, dengan keyakinan bahwa memiliki kemampuan untuk meningkatkan […]

  • Memandikan Kucing Secara Rutin, Kunci Mencegah Serangan Parasit

    Memandikan Kucing Secara Rutin, Kunci Mencegah Serangan Parasit

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Dalam upaya menjaga kesehatan kucing kesayangan, memandikan mereka secara rutin menjadi langkah krusial. Dengan frekuensi ideal sekali seminggu, proses ini tidak hanya menjaga kebersihan bulu, tetapi juga efektif dalam mencegah serangan parasit. Penting untuk menggunakan shampo khusus kucing Anti Parasit saat memandikan. Formulasi khusus dalam produk ini dirancang untuk secara efektif mengatasi dan […]

  • Irjen Krishna Murti Angkat Bicara Tentang Kasus Kopi Sianida, Tangkis Tuduhan Otto Hasibuan ‘Jangan Menghasut Pikiran Publik’

    Irjen Krishna Murti Angkat Bicara Tentang Kasus Kopi Sianida, Tangkis Tuduhan Otto Hasibuan ‘Jangan Menghasut Pikiran Publik’

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Irjen Krishna Murti akhirnya buka suara setelah kasus kopi sianida kembali viral belakangan ini. Melalui laman media sosial pribadinya, Krishna menyatakan bahwa jenazah Mirna Salihin telah dilakukan proses autopsi. Pada kasus yang terjadi pada Januari 2016 silam, Khrisna Murti menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan menjadi pemimpin penyelidikan kasus […]

expand_less