Waduh, Bahaya! Airplane Mode di HP Bisa Kuras Rekening Bank
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
- print Cetak

Ilustrasi serangan Malware pada ponsel kita. (Foto: freepik)
Indo1.id – Airplane mode atau mode pesawat adalah fitur yang ada di hampir semua ponsel pintar saat ini.
Fitur ini berguna untuk mematikan sinyal seluler, Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS pada ponsel.
Biasanya, fitur ini digunakan saat naik pesawat atau saat ingin menghemat baterai.
Namun, tahukah Anda bahwa airplane mode ternyata bisa menjadi celah bagi penjahat siber untuk menguras rekening bank Anda?
Hal ini diungkapkan oleh pakar keamanan siber Jamf Threat Labs dalam sebuah laporan yang dirilis pada 17 Agustus 2023.
Menurut laporan tersebut, ada sebuah kerentanan pada ponsel iPhone yang berjalan pada sistem operasi iOS 16.
Kerentanan ini memungkinkan penjahat siber untuk memalsukan airplane mode pada iPhone dengan menggunakan alat-alat khusus.
Dengan begitu, mereka bisa mengakses data pribadi dan rahasia pengguna, termasuk informasi perbankan.
Cara kerjanya adalah sebagai berikut. Pertama, penjahat siber mengubah log pada airplane mode dan mengutak-atik sistem UX (user experience) pada iPhone.
Dengan cara ini, mereka bisa membuat pengguna iPhone mengira bahwa ponsel mereka sedang dalam mode pesawat, padahal sebenarnya tidak.
Kedua, penjahat siber menggunakan alat bernama CommsCenter untuk memblokir akses data seluler ke aplikasi-aplikasi tertentu.
Dengan cara ini, mereka bisa mencegah pengguna iPhone untuk menerima notifikasi atau pesan dari bank atau aplikasi perbankan.
Ketiga, penjahat siber menggunakan malware berbahaya untuk mencuri data perbankan pengguna iPhone.
Malware ini bisa berupa keylogger yang merekam setiap ketukan tombol pada ponsel, atau screen recorder yang merekam setiap aktivitas layar pada ponsel.
Dengan data yang didapat, penjahat siber bisa masuk ke akun perbankan pengguna iPhone dan menguras rekening bank mereka.
Jamf Threat Labs juga menunjukkan demonstrasi proses pembobolan iPhone dengan airplane mode palsu dalam sebuah video.
Dalam video tersebut, terlihat bagaimana seorang hacker bisa mengendalikan iPhone korban dari jarak jauh dan melakukan transaksi perbankan tanpa sepengetahuan korban.
Laporan Jamf Threat Labs ini telah disampaikan kepada Apple sebagai pengembang iPhone dan iOS 16.
Apple diminta untuk segera memperbaiki kerentanan ini agar tidak dimanfaatkan oleh penjahat siber.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Apple terkait laporan ini.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pengguna iPhone disarankan untuk selalu waspada dan berhati-hati saat menggunakan ponsel mereka.
Jika merasa ada yang aneh dengan ponsel Anda, segera periksa apakah airplane mode benar-benar aktif atau tidak.
Jika tidak yakin, matikan saja ponsel Anda dan hubungi layanan pelanggan Apple.
Selain itu, pengguna iPhone juga disarankan untuk selalu memperbarui sistem operasi dan aplikasi mereka dengan versi terbaru yang lebih aman dan stabil.
Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan password atau sidik jari yang kuat untuk mengunci ponsel Anda.
Dan yang terpenting, jangan pernah memberikan data perbankan Anda kepada siapa pun, termasuk yang mengaku sebagai petugas bank atau Apple.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar