Daftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI, Baim Wong Ramai Hujatan
- account_circle Sekti Leksono
- calendar_month Senin, 25 Jul 2022
- print Cetak

Daftarkan Citayam Fashion Week ke PDKI, Baim Wong Ramai Hujatan
indo1.id – Beberapa bulan ini, nama Citayam Fashion Week (CFW) banyak menjadi pusat perhatian khalayak ramai. Hal tersebut bermula dari podcast TikTok dan berlanjut menjadi ajang unjuk fashion, seperti model-model pada umumnya.
Selain para netizen, artis sekaligus konten kreator Baim Wong serta Paula Verhoeven juga turut serta meramaikan kegiatan Citayam Fashion Week dengan langsung terjun ke SCBD (Sudirman, Citayem, Bojong, Depok) dan zebra cross kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Baim beserta sang istri turut menjajal ajang Citayam Fashion Week pada 18 Juli 2022 lalu.
Setelah menghadiri CFW lalu, PT Tiger Wong Entertainment akhirnya mengajukan untuk mendaftar merk CFW ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).
Hal tersebut tentu memunculkan pro dan kontra dari Warganet hingga para selebriti tanah air.
Ernest Prakasa turut mengecam aksi baim yang diketahui telah seenaknya mendaftarkan CFW ke PDKI. Karena menurutnya, hal tersebut merupakan suatu hal serakah.
“Dafarin OPEN MIC ke HAKI. Daftarin ROASTING ke HAKI. Daftarin CITAYAM FASHION WEEK ke HAKI. Serakah banget jadi manusia,” tulis Ernest di postingan Twitter pribadinya.
Ia menuturkan kembali bahwa Baim tidak berhak atas CFW tersebut.
“HAKI itu H-nya adalah Hak. Kok bisa-bisanya ya merasa berhak atas sesuatu yang bukan ciptaan mereka sendiri. Gak tau malu tuh,” sambungnya.
Selain itu, ia menjelaskan kembali bawa HAKI sebenarnya dibuat untuk melindungi para konten kreator, bukan untuk ajang dulu-duluan.
“HAKI itu dibuat untuk melindungi konten kreator, agar pekerja kreatif terus bisa sejahtera dari ide dan karya mereka sendiri. Bukannya malah dulu-duluan maen sikat mumpung belom ada yang daftarin. Tolong lah dipake akal sehat dan hati nuraninya,” jelasnya.
Tak hanya Ernest saja, anggota DPR, Ahmad Sahroni juga turut mengomentari aksi Baim tersebut. Menurutnya, Baim dan sang istri diklaim latah dan kurang kerjaan.
“Kreasi anak muda di daerah SCBD ga usah di klaim-klaim pake merek segala, nggak ada kerjaan amat cinnnn,” ujar Sahroni di unggahan Instagram pribadinya pada 25 Juli 2022.
“Jangan latah dengan kreasi anak-anak muda,” sambung Sahroni.
Untuk itu, ia meminta Dirjen HAKI untuk tidak seenaknya menerima pengajuan tersebut, karena sejatinya kreasi dan budaya anak mudah jangan sampai dimanfaatkan orang lain.
“Dirjen HAKI juga nggak boleh asal terima atas pengajuan nama merk begitu saja, harus ada kajian secara mendalam untuk menerima hal merk tersebut, jangan sampai kreasi anak-anak muda yang terlahir secara spontan malah di manfaatkan oleh orang lain,” kata anggota DPR tersebut.
Konten kreator, Samuel Christ turut me-roasting kejadian tersebut. Ia turut membubuhi komentar menggelitik di akun @lambe_turah.
“Seberapa kaya Baim wong…,” Tulis Samuel.
Diketahui, kata ‘seberapa kaya baim wong’ merupakan sebuah penggalan dari scene konten video pribadinya.
Samuel merupakan kreator yang sering membuat konten tentang ‘seberapa kaya’, yang ditujukan kepada para publik figure.
Dengan demikian, warganet turut mengomentari hal tersebut. Karena menurutnya, harta milik baim tak sebanyak The Hartanto.
“Nggak lebih kaya dari pada The Hartanto,” ujar akun instagram @nikocorleone.
Selain lontaran kontra terhadap baim, akun bernama @young_lex18 turut mendukung aksi baim tersebut.
” Semuanya selalu jadi tuduhan dan asumsi, kenapa ga ngobrol dulu sih? Gas terus abangku
–
,” tulis young Lex di postingan @baimwong.
Alasan baim mendaftarkan CFW, lantaran ia hanya ingin menjadikan CFW sebagai ajang untuk membuat trend terus berjalan sebagai wadah yang legal, dan tidak musiman.
- Penulis: Sekti Leksono


Saat ini belum ada komentar