Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Bukan Jakarta atau Jogya, Sekolah Pertama di Indonesia Ternyata Disini Sejak Tahun 1607

Bukan Jakarta atau Jogya, Sekolah Pertama di Indonesia Ternyata Disini Sejak Tahun 1607

  • account_circle Ari arjuno
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
  • print Cetak

Indo1.id – Pendidikan formal di Indonesia telah mengalami perjalanan panjang sejak zaman kolonial.

Sekolah pertama yang didirikan di Indonesia memiliki peran penting dalam perkembangan sistem pendidikan di tanah air.

Berdasarkan catatan sejarah, sekolah pertama di Indonesia adalah Sekolah di Ambon, yang didirikan oleh VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) pada tahun 1607.

Sekolah Pertama di Ambon

Sekolah yang pertama kali berdiri di Indonesia terletak di Ambon, Maluku.

VOC mendirikan sekolah ini dengan tujuan utama untuk menyebarkan agama Kristen dan mendidik anak-anak para pejabat serta penduduk setempat.

Karakteristik Sekolah Pertama di Ambon:

  • Berfokus pada pendidikan agama Kristen dan pengajaran bahasa Belanda.
  • Menggunakan bahasa pengantar Belanda dan Melayu.
  • Murid-muridnya terdiri dari anak-anak pribumi yang beragama Kristen serta anak-anak dari keluarga Belanda.
  • Mata pelajaran utama meliputi membaca, menulis, berhitung, serta pelajaran Alkitab.

Sekolah ini kemudian berkembang menjadi sistem pendidikan yang lebih luas dengan adanya sekolah-sekolah lanjutan yang didirikan oleh misionaris dan pemerintah kolonial Belanda di

berbagai wilayah.

Ilustrasi PARA PANGERAN AMBON Di Sebuah Sekolah Belanda Tahun 1621 Foto: Pisarana Hatusiri Amalatu )

Perkembangan Sekolah di Masa Kolonial

Setelah pendirian sekolah pertama di Ambon, sistem pendidikan mulai menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki kepentingan ekonomi dan politik bagi Belanda.

Beberapa sekolah yang kemudian didirikan antara lain:

  1. Seminari di Pulau Banda (1620-an) – Sebagai pusat pendidikan agama Kristen.
  2. Sekolah di Batavia (Jakarta) pada abad ke-17 – Mengajarkan anak-anak Belanda dan kaum elite pribumi.
  3. Sekolah Kweekschool (sekolah guru) pada abad ke-19 – Untuk melatih guru-guru pribumi.
  4. Ethische Politiek (Politik Etis) pada awal abad ke-20 – Mendorong pendidikan bagi pribumi melalui sekolah seperti HIS (Hollandsch-Inlandsche School), MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs), dan AMS (Algemeene Middelbare School).

Dampak Pendidikan Kolonial

Pendirian sekolah pertama dan perkembangan sistem pendidikan oleh Belanda memberikan dampak besar terhadap masyarakat Indonesia, di antaranya:

  • Munculnya kaum terpelajar pribumi, seperti R.A. Kartini, Ki Hajar Dewantara, dan Dr. Wahidin Sudirohusodo.
  • Meningkatnya kesadaran nasionalisme yang kemudian mendorong pergerakan menuju kemerdekaan.
  • Terbentuknya sistem pendidikan modern yang menjadi dasar sistem pendidikan nasional setelah Indonesia merdeka.

Kesimpulan

Sekolah pertama di Indonesia, yang didirikan di Ambon pada 1607 oleh VOC, menjadi titik awal perkembangan sistem pendidikan di tanah air.

Meskipun awalnya bertujuan untuk kepentingan kolonial, keberadaan sekolah-sekolah tersebut kemudian membuka jalan bagi pendidikan bagi kaum pribumi dan mempengaruhi perjalanan

sejarah bangsa Indonesia.

Dari sinilah, sistem pendidikan terus berkembang hingga saat ini dengan berbagai transformasi yang terjadi di setiap zaman.***

  • Penulis: Ari arjuno

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kondisi Rebecca Klopper Drop Sekaligus Tertekan Pasca Video Syur 47 Detiknya Beredar !

    Kondisi Rebecca Klopper Drop Sekaligus Tertekan Pasca Video Syur 47 Detiknya Beredar !

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Sahabat Rebecca Klopper yang bernama Linda menceritakan bahwa temannya itu dirundung kasus pengancaman dan pemerasan beberapa bulan lalu sebelum video asusila 47 detik viral. Kini video sudah tersebar luas, kondisi mental Rebecca Klopper pun jadi perhatian. “Secara fisik mungkin dia masih terlihat baik-baik saja, belum sampai drop ke rumah sakit. Tapi kita nggak tahu secara […]

  • Giring Nidji Bela TikToker, Malah Kena Sindir Mas Gibran

    Giring Nidji Bela TikToker, Malah Kena Sindir Mas Gibran

    • calendar_month Minggu, 16 Apr 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Giring Ganesha, atau yang lebih akrab disapa Giring Nidji, turut mengomentari soal seorang TikToker @awbimaxreborn, bernamaBima Yudho Saputro, yang mengkritik kondisi pembangunan Lampung. Alih-alih mendapat apresiasi, Bima justru dilaporkan ke polisi dengan dugaan pelanggaran Undang-undang ITE oleh warga bernama Ginda Asori. Kasus ini viral di media sosial, terutama Twitter. Mengetahuinya, Giring Nidji pun ikut membela Bima […]

  • Hingga Hari ke-5, Terjadi Peningkatan 123% Kendaraan dari Tol Trans Jawa ke DKI

    Hingga Hari ke-5, Terjadi Peningkatan 123% Kendaraan dari Tol Trans Jawa ke DKI

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Dalam rentang waktu H1 hingga H+5 Hari Raya Idulfitri 2023 (24 – 28 April 2023), PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau Tol Trans Jawa sebanyak 459.299 kendaraan. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 123,7% dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 205.252 kendaraan. Sementara […]

  • Sejarah Kuliner Nusantara Yang Memanjakan Lidah Selama Berabad-Abad.

    Sejarah Kuliner Nusantara Yang Memanjakan Lidah Selama Berabad-Abad.

    • calendar_month Selasa, 21 Feb 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id II Indonesia pada awalnya dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah yang melimpah. Banyak masakan khas Indonesia asli yang tercipta dari bumbu berbahan dasar rempah ini. Selain itu, bertukar interaksi dengan negara lain di Indonesia dan menciptakan berbagai jenis masakan yang juga memperkaya cita rasa. Rendang Dalam ulasan sejarawan Universitas Andalas Padang, Gusti Anan, rendang disebut-sebut […]

  • DPT Pemilu 2024 Capai 204 Juta, KPU: Ini Rekapitulasi Nasional

    DPT Pemilu 2024 Capai 204 Juta, KPU: Ini Rekapitulasi Nasional

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 orang. Angka ini merupakan hasil rekapitulasi nasional dari data pemilih di dalam dan luar negeri. Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2023). Ia […]

  • Anaknya Kena Imbas Dari Larangan Nyanyikan Lagu Dewa19, Once Mekel : Inilah Dinamikanya Bapak-Bapak Cari Duit

    Anaknya Kena Imbas Dari Larangan Nyanyikan Lagu Dewa19, Once Mekel : Inilah Dinamikanya Bapak-Bapak Cari Duit

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Ultimatum Ahmad Dhani kepada Once Mekel berbuntut panjang. Pasalnya sang buah hati ikut terkena dampak dari perseteruan itu. Once bahkan mengaku sakit hati dengan pernyataan Ahmad Dhani tersebut. Hal itu berkaitan dengan dilarangnya mantan vokalis Dewa 19 itu untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya. Rasa sakit hatinya tidak hanya dirasakan olehnya saja. Namun hal tersebut berimbas kepada anaknya yang menjadi […]

expand_less