Bahtiar Effendy Wafat, Jimly Asshiddiqie: Kita Kehilangan Sosok Intelektual
- account_circle Sekti Leksono
- calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
- print Cetak

Foto: Jenasah Ketua PP Muhhamadiyah Baktiar Effendy menuju pemakaman
Indo1 – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Jimly Asshiddiqie merasa sangat kehilangan sosok Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy yang wafat pada Kamis 21 Nopember 2019) dini hari.
Ia mengungkapkan sosok almarhum yang tidak bisa dilupakan adalah orangnya sangat kritis. Sifat kritis itu sudah diketahui sejak menjadi mahasiswa .
“Kita semua kehilangan teman, teman sejak mahasiswa, hari ini kumpul di sini, reuni, sekalian mendoakan almarhum. Almarhum ini orangnya kritis sejak mahasiswa, deket sekali dengan Pak Din Syamsudin,” ungkap Jimly di rumah duka.
Jimly yang sudah kenal dekat almarhum sejak mahasiswa dan akrab pun mengaku sangat mengenal Bahtiar Effendy semasa hidup.
Ia mengetahui almarhum pernah menjadi seorang Jurnalis di salah satu media massa di kala itu.
” Saya juga sangat akrab. Kita kehilangan sosok intelektual yang sangat produktif, cuma sayang dia diuji dengan sakitnya yang sangat lama itu, khiroit ya. Pita suaranya pernah hilang, sampai akhir hayatnya, mungkin itu akhirnya merenggut nyawanya,” terang Jimly.
Ia mengatakan, terkahir bertemu almarhum sebulan yang lalu di pesawat . Bahkan kata dia, semasa hidupnya meski mengalami sakit almarhum terus memenuhi undangan, seminar, ceramah, kuliah umum di berbagi kampus di seluruh Indonesia.
“Orangnya bersahaja, bagi kawan dia sangat kritis. Dia suka meledek Din Syamsuddin tapi sebagai kawan dia sangat kritis. Makanya sebagai kawan saya suka meledek Din Syamsuddin,” tutur Jimly.(skt.I1)
- Penulis: Sekti Leksono


Saat ini belum ada komentar