Perkosa 48 Pria di Inggris, Reynhard Sinaga Akan Mendekam di Penjara 30 Tahun
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
- print Cetak

Hakim Suzanne Goddard telah menjatuhkan hukuman seumur hidup bagi Reynhard Sinaga atas kaitanya dengan 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 orang pria.
Indo1 Sorotan – Kabar menghebohkan dan tak sedap datang dari negeri Inggris. Pria yang berasal dari Indonesia bernama Reynhard Sinaga harus dijatuhi hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchester, Inggris.
Hakim Suzanne Goddard telah menjatuhkan hukuman seumur hidup bagi Reynhard Sinaga atas kaitanya dengan 159 kasus pemerkosaan dan serangan seksual terhadap 48 orang pria.
Reynhard Sinaga melakukan aksi bejatnya ini kurang lebih selama dua setengah tahun sejak 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017.
Seperti dikutip dari BBC Indonesia, dari 159 kasus itu, terdapat 136 pemerkosaan. Vonis untuk Reynhard Sinaga mulai mengguncang publik Indonesia pada Senin 6 Januari 2020.
Tak hanya melotot kaget atas kejahatan Reynhard Sinaga, masyarakat Indonesia terperanjat saat Hakim Suzanne Goddard dalam keputusannya menggambarkan Reynhard Sinaga sebagai predator seksual setan.
Ungkapan ini disampaikan Suzzanne Goddard dalam putusannya dinilai Reynhard Sinaga tidak memperlihatkan rasa penyesalanya sama sekali.
Reynhard Sinaga sendiri, merupakan mahasiswa asal Indonesia tengah menjadi perbincangan diseluruh dunia, karena divonis hukuman penjara atas kasus pemerkosaan di Inggris.
Kini, Reynhard telah dinyatakan bersalah karena telah melakukan pelecehan seksual kepada 48 pria, namun polisi meyakini mereka termasuk di antaranya paling sedikitnya ada 190 korbannya di Inggris.
Seperti melansir dari Laman The Guardian, Selasa 7 Januari 2020, atas kasus pelecehan seksual tersebut, Reynhard dijatuhi vonis seumur hidup oleh pengadilan setempat dengan jangka waktu minimal selama 30 tahun.
Diketahui, Reynhard Sinaga merupakan WNI yang tinggal di Manchester dalam rangka melanjutkan studinya. Pria yang lahir di Jambi, 19 Febuari 1983 ini menyelesaikan gelar S1-nya di Universitas Indonesia dengan jurusan Arsitek. Kemudian ia melanjutkan studi S2 mengambil jurusan sosiologi di Redbrick University tahun 2007.
Reynhard Sendiri berasal dari keluarga yang kaya dan tinggal di Depok, Jawa Barat. Melansir dari Dailymail, Selasa 2 Januari 2020, ia tak pernah merasa kekurangan uang dalam hidupnya karena kiriman uang dari orang tuanya. Diketahui orang tuanya merupakan pengusaha sawit dan juga properti.
βKeluarganya sangat kaya sehingga dia tidak pernah bekerja dan dia akan selalu keluar setiap minggu dengan orang yang berbeda, itu yang aku ingat,β kata seseorang sumber seperti dikutip Dailymail, Selasa 2 Januari 2020.
Kesukaanya dengan menyambangi club-club malam di sekitar Manchester. Ia akan membius para korbannya dengan minuman alkohol yang telah dicampur obat bius. Lebih ekstrim lagi Ia juga merekam aksinya tersebut dalam bentuk video.
Karena ulah bejat tersebut, Reynhard kini menjadi perbincangan viral hingga namanya berada di jajaran trending topic teratas dibeberapa media di kawasan Indonesia dan dunia.
Banyak dari warganet juga menanggapi kasus tersebut dengan beragam respons, mulai dari kekecewaan mereka hingga merasa ngeri dengan ulah perbuatan Reynhard.(tt/i1/id)sumber berita Liputan6com
- Penulis: Tim Redaksi


Saat ini belum ada komentar