Mau Ziarah? Kamu Harus Singgah Di Dua Kota Ini Karena Banyak Sejarah Yang Pasti Kamu Tercengang
- account_circle Sekti Leksono
- calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
- print Cetak

Masjid agung demak ikon kota wali
Indo1.id || Demak – Inilah dua kota yang di juluki kota wali dan kota kretek yaitu Demak dan Kudus, kabupaten yang identik dengan kehidupan masyarakatnya yang religius.
Demak dan Kudus memiliki banyak lembaga pendidikan Islam atau biasa disebut dengan pondok pesantren.
Dari sanalah banyak melahirkan ulama besar di negeri ini, oleh karenanya tak mengherankan jika kedua wilayah ini mendapatkan predikat sebagai Kota wali
Terlepas dari predikat yang disandang tersebut, Demak danKudus juga memiliki banyak tujuanwisata religi yang populer hingga mancanegara.
Pada bulan-bulan tertentu utamanya menjelang dan saat bulan Ramadhan, kedua kota ini menjadi salah satu pilihan untuk dikunjungi wisatawan.
Ribuan wisatawan dari berbagai wilayah dan dengan berbagai maksud dan tujuan, memenuhi destinasi wisata religi yang ada diDemak dan Kudus.

Masjid agung demak ikon kota wali
Demak sendiri memiliki destinasiwisata religi di antaranya, Masjid Agung Demak, Makam Raja Demak, Makam Sunan Kalijaga dan Makam Syeh Mudzakir di Sayung, Demak.
Sedangkan Kudus memiliki destinasi wisata religi andalan, yaitu Masjid Menara Kudus yang sarat akan makna toleransi dan menjadi ikon Kota Kretek itu
Destinasi wisata religi lainnya di sini juga ada Makam Sunan Kudus, Makam Sunan Muria yang berada di Gunung Muria.
Untuk souvenir dan oleh-oleh kuliner jangan khawatir di seputaran tempat wisata tersebut banyak ditemukan penjual souvenir khas peralatan ibadah.
Sedangkan untuk oleh-oleh berupa makanan siapa yang tidak mengenal betapa lezatnya dodol atau jenang Kudus, dengan berbagai model dan varian rasanya.
Kehadiran wisatawan di kedua kota tersebut secara otomatis akan meningkatkan perekonomian warga lokal, dari berbagai sudut.
Demikian sedikit informasi tentang destinasi wisata religi di Kota Wali Demak dan Kudus, yang akhir-akhir banyak dikunjungi
- Penulis: Sekti Leksono


Saat ini belum ada komentar