Jonathan Ayah David Korban Penganiayaan, Menolak Damai.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
- print Cetak

๐๐ฐ๐ฏ๐ข๐ต๐ฉ๐ข๐ฏ ๐๐บ๐ข๐ฉ ๐๐ข๐ท๐ช๐ฅ ๐๐ฐ๐ณ๐ฃ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ๐ช๐ข๐บ๐ข๐ข๐ฏ, ๐๐ฆ๐ฏ๐ฐ๐ญ๐ข๐ฌ ๐๐ข๐ฎ๐ข๐ช. ๐๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ๐ช๐ฌ ๐๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ๐บ๐ข, ๐๐ฆ๐ฎ๐ข๐ข๐ง๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ณ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข.
Indo1.id II Jonathan Latumahina, ayah dari David (17), korban penganiayaan oleh Mario Dandy Cs, menyatakan menarik ucapannya memaafkan penganiayaan yang dilakukan kepada anaknya.
Hal ini dilakukan Jonatahan lantaran khawatir permintaan maafnya dimanfaatkan pihak terkait untuk meringankan hukuman pelaku penganiayaan. Hal ini disampaikannya melalui unggahan di akun Twitternya pada Rabu 22 Maret 2024.
Di hari ke 30 ini, ular beludak itu mau pake permaafan saya saat itu untuk meringankan mereka kelak. Saya tarik ucapan itu, tulis Jonathan di akun Twitternya.
Saya tulis disini, di depan anak saya yang detik ini belum sadar, masih berjuang karena kerusakan berat pada syaraf otaknya, bernafas melalui trakestomi dengan luka lubang di kerongkongannya dan ditanam infus vena besar di bahu kirinya, menggunakan selang NGT untuk makan dan minumnya, kata Jonathan.
Sebelumnya, Jonathan memang pernah menyatakan telah memaafkan Mario Dandy saat keluarganya datang menjenguk David. Saat itu keluarga Mario menyampaikan permintaan maaf atas penganiayaan yang terjadi.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar