Sejarah Penemuan Tembakau Di Dunia, Awalnya Digunakan Untuk Terapi Kesehatan
- account_circle M Effendi
- calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
- print Cetak

ππππππβ: ππππππ’ππ ππππππππ’ π·π π·π’πππ, π΄π€ππππ¦π π·πππ’πππππ πππ‘π’π ππππππ πΎππ πβππ‘ππ. (ππππππππ π‘ππππ¦ πππ‘π)
Indo1.id – Tembakau adalah salah satu hal yang banyak dilakukan oleh orang-orang di seluruh dunia. Namun, bagaimana sejarah tembakau di dunia yang pada awalnya digunakan untuk terapi kesehatan? Berikut adalah penjelasannya.
Tembakau memiliki berbagai jenis, mulai dari tembakau kretek, tembakau dengan filter, tembakau dengan rasa mentol, hingga tembakau elektrik yang sekarang mudah ditemukan. Biasanya, tembakau dijual dalam bungkusan kotak atau kemasan kertas yang mudah dibawa.
Meskipun banyak yang menggemarinya, tembakau memiliki dampak buruk bagi kesehatan, seperti menyebabkan kecanduan, kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, dan efek negatif pada kehamilan.
Sejarah Tembakau di Dunia
Sejarah tembakau di dunia dimulai sekitar 4.000 tahun sebelum Masehi. Pada waktu itu, suku Indian di Amerika menganggap mengunyah tembakau sebagai bagian dari ritual spiritual untuk memuja dewa atau roh.
Beberapa suku Indian, seperti suku Aztec dan Maya, telah lama menggunakan tembakau dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka bahkan sering menggunakan tembakau sebagai campuran dalam obat-obatan untuk menghilangkan rasa sakit.
Pada tahun 1492, Christopher Columbus mendarat di Pulau San Salvador. Kedatangan Columbus disambut dengan hangat oleh penduduk suku Indian, dan mereka memberikan daun-daun tembakau kering sebagai hadiah penyambutan bagi tamu tersebut.
Namun, saat itu Columbus dan rombongannya masih bingung tentang fungsi dari daun tersebut. Kemudian mereka melihat penduduk asli Amerika sedang membakar dan menghirup asap dari daun tembakau.
Setelah mengetahui hal tersebut, Columbus membawa pulang daun tembakau dan memperkenalkannya sebagai komoditas perdagangan. Ternyata, daun tembakau tersebut mendapat permintaan yang tinggi, terutama di kota-kota pelabuhan di Spanyol dan Portugal.
Tembakau Dipercaya sebagai Obat
Karena banyak pelaut yang melakukan perjalanan ke Amerika, mereka mulai memperkenalkan tembakau di Eropa. Para pelaut meyakini bahwa tembakau memiliki manfaat untuk meredakan pilek dan radang tenggorokan.
Penggunaan tembakau semakin berkembang dengan cara melintingkannya dengan tangan menggunakan selembar kertas khusus. Cara baru ini dengan cepat menyebar dan diminati oleh para pelaut dan tentara.
Pada tahun 1556, tanaman tembakau mulai ditanam di Eropa. Negara Eropa pertama yang mengembangkan tembakau adalah Prancis, dan di sinilah istilah “rokok” atau “sigaret” pertama kali digunakan.
Kemudian perkembangan ini diikuti oleh Portugal, Spanyol, dan Inggris. Namun, karena semakin meningkatnya jumlah perokok dan efek samping untuk kesehatan mulai dirasakan, pada 1600-an disahkan hukum yang membatasi perkebunan dan penjualan daun tembakau di Eropa.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar