Ternyata Segini Biaya untuk Pendakian ke Everest! Udah Bertaruh Nyawa, Mahal Pula!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
- print Cetak

Keindahan Sagarmatha; puncak everest di ketinggian 8000m. (Foto: instagram @nimsdai)
Indi1.id – Everest merupakan gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.849 meter di atas permukaan laut.
Gunung ini berada di perbatasan antara Nepal dan Tibet, dan menjadi salah satu tujuan utama para pendaki gunung dari seluruh dunia.
Namun, mendaki ke puncak Everest bukanlah hal yang mudah dan murah. Selain membutuhkan persiapan fisik dan mental yang matang, para pendaki juga harus mengeluarkan biaya yang fantastis untuk bisa mencapai impian mereka.
Berikut adalah rincian biaya untuk pendakian ke Everest:
1. Tiket masuk atau izin pendakian
Para pendaki harus membayar tiket masuk atau izin pendakian sebesar US$11.000 per orang atau sekitar Rp155 jutaan. Tiket ini berlaku untuk satu kali pendakian dan tidak bisa digunakan lagi jika gagal mencapai puncak.
2. Biaya pemandu atau sherpa
Para pendaki biasanya membutuhkan bantuan dari pemandu atau sherpa lokal yang berpengalaman dan mengenal medan gunung dengan baik.
Biaya pemandu atau sherpa bisa mencapai US$45.000 atau sekitar Rp634 jutaan per orang. Biaya ini sudah termasuk tiket pesawat, oksigen, makanan, dan peralatan mendaki.
3. Biaya program ekspedisi
Para pendaki juga bisa memilih untuk bergabung dengan program ekspedisi yang diselenggarakan oleh berbagai operator pendakian. Biaya program ekspedisi bisa bervariasi tergantung pada fasilitas dan layanan yang ditawarkan.
Salah satu program ekspedisi yang populer adalah Himalayan Experience (Himex) yang menawarkan biaya sebesar US$70.000 atau sekitar Rp995 juta per orang.
4. Biaya lain-lain
Selain biaya-biaya di atas, para pendaki juga harus memperhitungkan biaya lain-lain seperti visa, asuransi, perlengkapan pribadi, tip, dan biaya darurat. Biaya ini bisa mencapai US$10.000 atau sekitar Rp141 jutaan per orang.
Jadi, total biaya untuk pendakian ke Everest bisa berkisar antara US$66.000 hingga US$85.000 atau sekitar Rp931 juta hingga Rp1,2 miliar per orang.
Biaya ini tentu saja tidak termasuk biaya pengangkutan atau evakuasi jenazah jika pendaki meninggal di gunung. Biaya pengangkutan atau evakuasi jenazah bisa mencapai US$20.000 atau sekitar Rp284 juta per orang.
Dengan biaya yang sangat mahal tersebut, tidak heran jika hanya sedikit orang yang mampu dan berhasil mendaki ke puncak Everest.
Menurut data dari Himalayan Database, sejak tahun 1950 hingga 2020, ada 10.184 orang yang berhasil mencapai puncak Everest dari 23.509 orang yang mencoba.
Namun, ada juga 311 orang yang meninggal di gunung tersebut akibat kelelahan, kekurangan oksigen, cuaca buruk, atau kecelakaan.
Kebanyakan korban meninggal berada di zona kematian, yaitu area di atas ketinggian 8.000 meter di mana suhu sangat dingin dan oksigen sangat langka.
Oleh karena itu, mendaki ke Everest bukanlah hal yang bisa dianggap enteng. Para pendaki harus mempertimbangkan segala risiko dan konsekuensi yang mungkin terjadi sebelum memutuskan untuk mengejar mimpi mereka.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar