Global Emotions 2023: Indonesia Masih Jadi Negara Paling Positif, Tapi Emosi Negatif Juga Tinggi
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 21 Jul 2023
- print Cetak

Indo1.id – Global Emotions 2023 adalah sebuah laporan yang diterbitkan oleh Gallup, sebuah perusahaan analitik dan konsultan terkemuka di Amerika Serikat.
Laporan ini merupakan hasil survei yang melibatkan lebih dari 147.000 orang dewasa dari 142 negara.
Laporan ini mengukur Indeks Pengalaman Positif dan Indeks Pengalaman Negatif di setiap negara.
Indeks Pengalaman Positif mencerminkan seberapa sering orang-orang merasakan emosi positif seperti istirahat cukup, merasa dihargai, tertawa, belajar hal baru, dan menikmati hari sebelumnya.
Indeks Pengalaman Negatif mencerminkan seberapa sering orang-orang merasakan emosi negatif seperti stres, khawatir, marah, sedih, dan sakit fisik.
Skor indeks berkisar dari 0 hingga 100, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan pengalaman yang lebih positif atau negatif.
Menurut laporan tersebut, tahun 2022 merupakan tahun pemulihan bagi emosi positif di dunia.
Setelah mengalami penurunan tajam pada tahun 2021 akibat pandemi Covid-19, skor Indeks Pengalaman Positif naik menjadi 72 pada tahun 2022.
Namun, emosi negatif masih tetap tinggi di dunia. Skor Indeks Pengalaman Negatif tidak mengalami perubahan signifikan dari tahun 2021 dan tetap berada di angka 37, yang merupakan skor tertinggi yang pernah diukur oleh Gallup sejak tahun 2006.
Indonesia Masih Jadi Negara Paling Positif
Dalam laporan tersebut, Indonesia kembali menempati posisi pertama sebagai negara paling positif di dunia.
Indonesia memperoleh skor Indeks Pengalaman Positif sebesar 85, bersama dengan Meksiko, Paraguay, Filipina, dan Vietnam.
Skor ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia sering merasakan emosi positif dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti budaya, agama, keluarga, teman, dan lingkungan.
Namun, Indonesia juga memiliki skor Indeks Pengalaman Negatif yang cukup tinggi, yaitu 58.
Skor ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-12 sebagai negara dengan emosi negatif tertinggi di dunia.
Skor ini menunjukkan bahwa banyak penduduk Indonesia juga sering merasakan emosi negatif dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Hal ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, bencana alam, dan pandemi Covid-19.
Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
Laporan Global Emotions 2023 memberikan gambaran tentang kondisi emosional dunia saat ini.
Laporan ini juga memberikan pelajaran penting bagi para pemimpin, pembuat kebijakan, bisnis, organisasi, dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan emosional bagi diri sendiri dan orang lain.
Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan emosional antara lain:
– Mengembangkan sikap positif dan bersyukur atas apa yang dimiliki
– Mencari sumber inspirasi dan motivasi untuk belajar dan berkembang
– Membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan keluarga, teman, dan komunitas
– Menjaga kesehatan fisik dan mental dengan pola hidup sehat, olahraga, dan meditasi
– Mengelola stres, kecemasan, dan emosi negatif dengan cara yang sehat dan produktif
– Mencari bantuan profesional jika mengalami masalah emosional yang serius atau berkepanjangan
Emosi positif dan negatif adalah bagian dari kehidupan manusia.
Yang penting adalah bagaimana kita bisa menyeimbangkan keduanya dan menciptakan kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar