Kayu Timoho: Mitos, Manfaat dan Ciri-Cirinya, Corak Kayunya Bernilai Tinggi!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 16 Okt 2023
- print Cetak

Kayu timoho yang biasa digunakan untuk warangka/wadah sebuah keris. (Foto: bukalapak)
Indo1.id – Kayu timoho adalah kayu yang berasal dari pohon timoho (Kleinhovia hospita L.), yang termasuk dalam famili Malvaceae.
Pohon ini tumbuh di daerah tropis, terutama di Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini.
Pohon timoho memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan, kecantikan, maupun kebudayaan.
Namun, pohon timoho juga memiliki mitos dan keunikan yang menarik untuk diketahui.
Mitos
Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat adalah bahwa kayu timoho memiliki daya gaib dan dapat memberikan pengaruh terhadap pemiliknya.
Hal ini dikarenakan kayu timoho memiliki corak atau pelet yang unik dan berbeda-beda pada setiap batangnya.
Corak pelet ini dipercaya sebagai tanda atau lambang dari makhluk halus yang bersemayam di dalam kayu tersebut.
Beberapa contoh corak pelet yang dikenal di kalangan pencinta keris adalah:
– Pelet Tulak: berbentuk seperti mata air yang mengalir, melambangkan kemakmuran dan kesuburan.
– Pelet Pulas Kembang: berbentuk seperti bunga yang mekar, melambangkan kecantikan dan kharisma.
– Pelet Dhoreng: berbentuk seperti garis-garis memanjang, melambangkan kekuatan dan keteguhan.
Mitos lainnya adalah bahwa kayu timoho dapat menolak bala atau bencana.
Hal ini didasarkan pada kisah sejarah bahwa ketika Gunung Merapi meletus pada tahun 2010, banyak rumah penduduk yang terbakar, namun rumah-rumah yang menggunakan kayu timoho sebagai bahan bangunan tetap utuh dan tidak terbakar.
Manfaat
Kayu timoho memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan, kecantikan, maupun kebudayaan.
Berikut adalah beberapa manfaat dari kayu timoho:
– Untuk kesehatan: daun dan kulit kayu timoho mengandung senyawa sianogenik yang dapat membunuh ektoparasit seperti kutu.
Rebusan daun dan kulit kayu timoho dapat digunakan sebagai pencuci rambut atau sabun mandi untuk menghilangkan kutu.
Selain itu, daun timoho juga berkhasiat untuk mengobati penyakit hati, penyakit kuning, dan hepatitis.
Daun timoho mengandung saponin, cardenoin, bufadienol, dan antrakinon yang dapat meredakan radang hati.
– Untuk kecantikan: daun timoho yang masih muda dapat dimakan sebagai sayuran atau lalapan.
Daun timoho dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan rambut.
Ekstrak daun timoho juga dapat digunakan sebagai pencuci mata untuk membersihkan mata dari debu atau kotoran.
– Untuk kebudayaan: kayu timoho merupakan bahan utama pembuatan warangka (sarung keris) dan deder (gagang keris).
Kayu timoho dipilih karena memiliki bobot yang ringan dan lunak sehingga mudah dibentuk oleh empu (pembuat keris).
Selain itu, kayu timoho memiliki corak pelet yang unik dan indah sehingga menambah nilai estetika keris.
Kayu timoho juga dipercaya dapat memberikan daya gaib dan perlindungan kepada pemilik keris.
Ciri-Ciri
Kayu timoho memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
– Berwarna kuning pucat dengan urat hitam yang tidak merata pada seluruh batang.
– Berbonggol-bonggol dan dipenuhi cabang-cabang tebal.
– Memiliki akar tunjang berbentuk akar papan.
– Memiliki daun tunggal berseling berbentuk telur sampai berbentuk jantung.
– Memiliki bunga malai terminal berwarna merah jambu dengan daun kelopak memita melanset dan daun mahkota berwarna kuning.
– Memiliki buah kapsul berselaput membulat dan merekah pada rongganya.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar