Coldplay Sumbang Kapal Pembersih Sampah di Sungai Cisadane
- account_circle Nugroho
- calendar_month Sabtu, 18 Nov 2023
- print Cetak

Penampakan Kapal Pembersih Sungai Cisadane yang disumbang oleh Cold Play. (Foto: Planet Ocean)
Indo1.id – Coldplay, band musik terkenal asal Inggris, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan menyumbangkan sebuah kapal pembersih sampah di Sungai Cisadane, Tangerang.
Kapal tersebut merupakan bagian dari proyek The Ocean Cleanup, sebuah organisasi nirlaba Belanda yang bergerak dalam bidang pembersihan sampah plastik di sungai dan laut.
Latar Belakang
Sungai Cisadane adalah salah satu sungai terbesar di Provinsi Banten, yang mengalir dari Gunung Salak di Bogor hingga ke Teluk Jakarta.
Sungai ini memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sekitarnya, baik sebagai sumber air, irigasi, transportasi, maupun pariwisata.
Namun, sungai ini juga menghadapi masalah pencemaran akibat sampah plastik yang dibuang sembarangan oleh masyarakat.
Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Sungai Cisadane termasuk dalam 20 sungai terkotor di Indonesia, dengan konsentrasi sampah plastik mencapai 0,15 kg/m2.
Sampah plastik ini tidak hanya merusak ekosistem sungai, tetapi juga berpotensi mencemari laut dan mengancam kehidupan biota laut.
Sumbangan Coldplay
Coldplay, yang dikenal sebagai salah satu band musik paling populer di dunia, ternyata juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu lingkungan.
Band yang beranggotakan Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion ini telah menyumbangkan sejumlah dana untuk mendukung berbagai proyek lingkungan, salah satunya adalah The Ocean Cleanup.
The Ocean Cleanup adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan oleh Boyan Slat, seorang penemu dan aktivis lingkungan asal Belanda.
Organisasi ini memiliki misi untuk membersihkan 90% sampah plastik di laut dengan menggunakan teknologi inovatif.
Salah satu teknologi yang dikembangkan oleh The Ocean Cleanup adalah Interceptor, sebuah kapal pembersih sampah yang dapat mengumpulkan sampah plastik di sungai sebelum mencapai laut.
Coldplay telah mensponsori pembuatan Interceptor 005, yang merupakan kapal pembersih sampah generasi ketiga yang dapat mengumpulkan hingga 100 ton sampah plastik per hari.
Kapal ini telah dioperasikan di Sungai Klang, Malaysia, sejak pertengahan tahun 2021. Kini, Coldplay kembali menyumbangkan kapal pembersih sampah yang sama, yaitu Interceptor 006, untuk ditempatkan di Sungai Cisadane, Tangerang.
“Tanpa tindakan, mungkin terdapat lebih banyak plastik daripada ikan di laut menjelang 2050, itulah sebab kerja The Ocean Cleanup sangat penting. Kami berbangga untuk mensponsori Interceptor 006 yang akan membersihkan ribuan ton sampah sebelum mencapai laut,” kata Coldplay dalam sebuah pernyataan resmi.
Tanggapan Pemerintah dan Masyarakat
Sumbangan Coldplay ini mendapat sambutan positif dari pemerintah dan masyarakat Indonesia, khususnya di Tangerang.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, mengucapkan terima kasih kepada Coldplay dan The Ocean Cleanup atas sumbangan kapal pembersih sampah tersebut.
Ia berharap, kapal ini dapat membantu mengurangi pencemaran di Sungai Cisadane dan meningkatkan kualitas lingkungan di kota Tangerang.
“Kami sangat mengapresiasi sumbangan Coldplay dan The Ocean Cleanup untuk Sungai Cisadane. Ini adalah bentuk kepedulian dunia internasional terhadap lingkungan di Indonesia, khususnya di Tangerang. Kami berharap, kapal ini dapat beroperasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar sungai,” kata Arief.
Sementara itu, masyarakat sekitar Sungai Cisadane juga menyambut baik kehadiran kapal pembersih sampah tersebut.
Mereka berharap, kapal ini dapat membantu membersihkan sungai dari sampah plastik yang mengganggu pemandangan dan kesehatan.
Mereka juga berjanji untuk lebih peduli dan bertanggung jawab dalam mengelola sampah plastik yang mereka hasilkan.
“Kami senang ada kapal pembersih sampah di Sungai Cisadane. Kami berterima kasih kepada Coldplay dan The Ocean Cleanup yang sudah peduli dengan sungai kami. Kami berharap, sungai kami bisa bersih dan sehat lagi. Kami juga akan lebih hati-hati dalam membuang sampah plastik, agar tidak mencemari sungai lagi,” kata Siti, salah seorang warga yang tinggal di bantaran Sungai Cisadane.
Harapan ke Depan
Sumbangan Coldplay dan The Ocean Cleanup untuk Sungai Cisadane adalah sebuah langkah positif yang patut diapresiasi.
Kapal pembersih sampah ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah pencemaran sampah plastik di sungai dan laut.
Namun, kapal ini bukanlah akhir dari segalanya. Masih diperlukan upaya bersama dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk mencegah dan mengurangi produksi sampah plastik, serta meningkatkan kesadaran dan perilaku ramah lingkungan.
Coldplay dan The Ocean Cleanup telah memberikan contoh nyata tentang bagaimana kita dapat berkontribusi untuk menjaga lingkungan.
Kini, giliran kita untuk mengikuti jejak mereka dan melakukan hal yang sama. Mari kita bersama-sama melindungi sungai dan laut kita dari sampah plastik, demi masa depan yang lebih baik bagi kita dan generasi mendatang.
- Penulis: Nugroho

