Rekor Mengerikan: Suhu Bumi Lampaui Angka Kritis 2 Derajat Celcius
- account_circle Nugroho
- calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
- print Cetak

Ilustrasi perubahan iklim yang membuat capaian rekor mengerikan. (Foto: JS UGM)
Indo1.id – Suhu rata-rata global tercatat untuk pertama kalinya telah melebihi ambang batas 2 derajat Celcius lebih panas di masa praindustri.
Ini merupakan rekor mengerikan yang menunjukkan betapa parahnya dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia.
Menurut laporan penting para ilmuwan Panel Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) yang terbit awal bulan ini, suhu Bumi yang naik sebentar melampaui ambang batas penting yang telah diperingatkan oleh para ilmuwan selama beberapa dekade.
Kondisi ini dapat menimbulkan dampak yang sangat buruk dan tidak dapat dibalikkan, seperti gelombang panas mematikan, kebakaran hutan, banjir, badai, kenaikan permukaan laut, dan kepunahan spesies.
Laporan IPCC itu menegaskan, dunia perlu mengambil langkah tegas, segera, dan skala besar untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
Hal ini harus dilakukan agar suhu rata-rata global tidak melewati ambang batas pemanasan 1,5 derajat Celcius dalam waktu 20 tahun.
Jika tidak, maka suhu bisa meningkat sampai 2,7 derajat Celcius pada akhir abad ini.
Namun, proyeksi masa depan berdasarkan algoritma kecerdasan buatan (AI) yang canggih yang belum lama ini dikembangkan menunjukkan bahwa suhu Bumi akan meningkat 2 derajat Celcius hanya dalam 10 tahun.
Temuan tersebut jelas menjadi sinyal peringatan dampak perubahan iklim yang lebih cepat dan lebih parah dari yang diperkirakan sebelumnya.
Para ilmuwan membunyikan alarm ketika pemanasan global menembus batas 2 derajat Celcius untuk pertama kalinya.
Mereka mengatakan bahwa ini adalah kode merah untuk kemanusiaan dan meminta tindakan darurat untuk mengatasi krisis iklim.
Mereka juga mengingatkan bahwa setiap pecahan derajat diperhitungkan, karena dampaknya akan sangat berbeda antara suhu 1,5 derajat Celcius dan 2 derajat Celcius.
Berikut adalah beberapa dampak perubahan iklim jika suhu Bumi naik 2 derajat Celcius:
– Suhu panas ekstrem akan meningkat sebesar 37 persen, dibandingkan dengan 14 persen jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius. Hal ini akan meningkatkan risiko kematian, dehidrasi, dan kebakaran hutan.
– Permukaan laut akan naik sebesar 0,46 meter, dibandingkan dengan 0,4 meter jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius. Hal ini akan menyebabkan banjir, erosi, dan pengungsian jutaan orang yang tinggal di daerah pesisir.
– Es laut Arktik akan hilang sepenuhnya setiap 10 tahun sekali, dibandingkan dengan setiap 100 tahun sekali jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius. Hal ini akan mengganggu ekosistem, iklim, dan kehidupan liar di wilayah kutub.
– Terumbu karang akan punah hampir seluruhnya, dibandingkan dengan 70-90 persen jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius. Hal ini akan menghilangkan sumber makanan, pariwisata, dan perlindungan pantai bagi jutaan orang yang bergantung pada mereka.
– Produksi pangan akan menurun secara signifikan, terutama di daerah tropis dan subtropis, dibandingkan dengan sedikit penurunan jika suhu ditekan dengan kenaikan di bawah 1,5 derajat Celcius. Hal ini akan meningkatkan risiko kelaparan, kemiskinan, dan konflik.
- Penulis: Nugroho

