NASA dan Jepang Akan Luncurkan Satelit Berbahan Kayu, Emang Bisa?

  • Bagikan
Ilustrasi Magnolia LignoSat. (Foto: The Japan Times)

Indo1.id – Satelit adalah benda buatan manusia yang mengorbit di sekitar Bumi atau planet lain untuk berbagai tujuan, seperti komunikasi, navigasi, pengamatan, atau eksperimen.

Biasanya, satelit terbuat dari bahan logam yang tahan panas, ringan, dan kuat, seperti titanium atau aluminium. Namun, apakah Anda pernah membayangkan satelit yang terbuat dari kayu?

Baca Juga :  Kisah OSIRIS-REx, Pesawat Luar Angkasa NASA yang Pulang ke Bumi dengan Sampel Asteroid Bennu

Ternyata, hal itu bukan sekadar imajinasi belaka. NASA dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) berencana meluncurkan satelit kayu pertama di dunia ke luar angkasa.

Satelit kayu itu diberi nama LignoSat. Seukuran cangkir kopi dan terbuat dari kayu magnolia, LignoSat akan diluncurkan ke orbit Bumi pada musim panas 2024.

Mengapa Kayu?

Baca Juga :  Kenali Tapera, Program Tabungan Perumahan untuk Pekerja Swasta di Indonesia

Peluncuran satelit kayu ini merupakan upaya menjadikan penerbangan luar angkasa yang lebih berkelanjutan.

Melansir CNN, penelitian terbaru dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menemukan bahwa 10 persen aerosol atmosfer di stratosfer mengandung partikel logam dari wahana antariksa, termasuk satelit.

Partikel logam ini dapat memantulkan cahaya matahari dan mengganggu pengamatan astronomi.

Baca Juga :  Luar Biasa, ARR Tampilkan Pameran 'KAWS:HOLIDAY' di Indonesia

Selain itu, partikel logam ini juga dapat menimbulkan risiko tabrakan dengan wahana antariksa lain yang masih beroperasi.

Sementara itu, kayu tidak akan terbakar atau membusuk di ruang hampa udara yang tak bernyawa.

  • Bagikan