Indo1.id – Kebohongan dalam komunikasi sehari-hari bisa sulit dideteksi karena tidak semua orang menunjukkan tanda yang sama.
Namun, ada beberapa ciri yang dapat membantu mengidentifikasi ketika seseorang sedang berbohong.
Kebohongan bisa terdeteksi melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah, hingga perubahan dalam cara seseorang berbicara.
Berikut ini adalah beberapa ciri umum seseorang sedang berbohong ketika berbicara.
1. Kontak Mata Tidak Stabil
Salah satu tanda yang paling sering diperhatikan adalah kontak mata. Orang yang berbohong cenderung menghindari tatapan langsung.
Mereka mungkin merasa canggung dan tidak nyaman saat harus menatap mata lawan bicaranya karena takut ketahuan.
Namun, beberapa orang yang lebih lihai justru mempertahankan kontak mata terlalu lama untuk menunjukkan kesan percaya diri, meskipun tatapan itu mungkin terasa tidak alami.
2. Perubahan Nada Suara
Nada suara sering berubah ketika seseorang berbohong.
Nada bicara bisa menjadi lebih tinggi, lebih cepat, atau lebih lambat dari biasanya.
Selain itu, orang yang berbohong mungkin terdengar gugup, dan bisa ada jeda atau keragu-raguan sebelum menjawab pertanyaan.
Mereka mungkin juga berbicara lebih lambat untuk berpikir lebih lama dalam merangkai kebohongan mereka.
3. Gestur Tubuh yang Gelisah
Gestur tubuh yang tidak alami adalah indikator lain.
Seseorang yang berbohong mungkin menunjukkan tanda-tanda gugup seperti menyentuh wajah, menggaruk hidung, atau menyembunyikan tangan.
Gerakan tangan yang tidak sinkron dengan kata-kata yang diucapkan juga bisa menjadi tanda. Misalnya, seseorang yang mengatakan “tidak” sambil menganggukkan kepala bisa menandakan bahwa ia sedang berbohong.
4. Ekspresi Wajah yang Tidak Konsisten
Ekspresi wajah yang tidak sesuai dengan pernyataan yang diucapkan juga bisa menjadi petunjuk.