Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaya Hidup » Mitos dan Manfaat Kayu Cendana Yang Banyak Orang Tidak Ketahui! Cek Ya!

Mitos dan Manfaat Kayu Cendana Yang Banyak Orang Tidak Ketahui! Cek Ya!

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Kayu cendana adalah salah satu jenis kayu yang memiliki aroma harum dan khas yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, seperti industri farmasi, kosmetika, parfum, kerajinan, dan keagamaan.

Kayu cendana berasal dari pohon cendana (Santalum album L.) yang termasuk dalam famili Santalaceae. Pohon cendana tumbuh endemik di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku Tenggara Barat, namun juga tersebar di beberapa daerah lain di Indonesia, seperti Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, Sulawesi, dan Maluku.

Kayu cendana memiliki kandungan senyawa santalol yang merupakan sumber aroma dan minyaknya. Senyawa ini banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan, kosmetik, lilin aromaterapi, dupa, dan minyak wangi.

Selain itu, kayu cendana yang memiliki kandungan santalol rendah biasanya dijadikan bahan ukiran dan kerajinan lain dengan nilai jual tinggi.

Kayu cendana telah menjadi komoditas perdagangan sejak zaman kuno. Bangsa Cina, India, Arab, Eropa, dan Portugis telah mengincar kayu cendana dari Indonesia sejak abad ke-15 hingga abad ke-19.

Kayu cendana menjadi salah satu rempah-rempah yang dicari karena aromanya yang dapat mengusir serangga dan menjaga kesegaran tubuh.

Kayu cendana juga digunakan sebagai bahan barter dengan gading gajah atau barang-barang lain.

Selain manfaatnya yang beragam, kayu cendana juga memiliki mitos-mitos yang berkembang di masyarakat.

Mitos-mitos ini biasanya berkaitan dengan kepercayaan, budaya, atau sejarah dari suatu daerah atau bangsa.

Berikut adalah beberapa mitos kayu cendana yang menarik untuk diketahui:

1. Mitos Sri Lanka
Terdapat mitos di Sri Lanka, bahwa pengawetan putri-putri raja menggunakan kayu cendana³. Mitos ini berasal dari cerita rakyat tentang Raja Rawana yang memiliki sepuluh putri cantik yang disebut Ashtanayika.

Raja Rawana sangat menyayangi putri-putrinya dan tidak ingin mereka menikah dengan pria lain. Ia pun memerintahkan agar putri-putrinya dikubur hidup-hidup dalam peti kayu cendana yang disegel dengan lilin dan ditanam di bawah tanah.

Menurut mitos ini, aroma harum kayu cendana dapat menjaga kesegaran tubuh putri-putri raja dan membuat mereka tetap hidup selama berabad-abad.

Mitos ini juga mengatakan bahwa jika ada orang yang berhasil menggali peti-peti tersebut dan membukanya, maka putri-putri raja akan bangkit dari kematian dan menikahi orang tersebut.

2. Mitos Jawa
Di Jawa, kayu cendana juga memiliki mitos yang berkaitan dengan kekuasaan dan kekayaan. Salah satu mitosnya adalah tentang Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit yang memiliki tongkat ajaib dari kayu cendana.

Tongkat ini disebut Kyai Gada Cakra Buwana yang memiliki kekuatan magis untuk mengalahkan musuh-musuh raja.

Menurut mitos ini, tongkat ini dibuat oleh seorang pertapa bernama Kyai Gada Cakra Buwana yang tinggal di Gunung Lawu. Ia membuat tongkat ini dari kayu cendana pilihan yang diberkati dengan mantra-mantra sakti.

Tongkat ini kemudian diberikan kepada Raja Brawijaya V sebagai hadiah atas jasanya dalam menyebarkan agama Islam di Jawa.

Tongkat ini dikatakan dapat memancarkan sinar terang yang dapat membutakan mata musuh atau membuat mereka ketakutan.

Tongkat ini juga dapat mengeluarkan suara gemuruh yang dapat mengguncang bumi atau membuat musuh pingsan.

Selain itu, tongkat ini juga dapat melindungi raja dari segala macam bahaya atau serangan.

3. Mitos Nusa Tenggara Timur
Di Nusa Tenggara Timur (NTT), kayu cendana juga memiliki mitos yang berkaitan dengan adat istiadat dan perkawinan.

Salah satu mitosnya adalah tentang Hau Meni atau pohon cendana yang menjadi simbol kesuburan bagi masyarakat Timor. Mitos ini berasal dari cerita rakyat tentang asal-usul pohon cendana di Pulau Timor.

Menurut mitos ini, dahulu kala ada seorang pemuda bernama Meni yang jatuh cinta pada seorang gadis bernama Hau. Mereka berdua ingin menikah tetapi ditentang oleh orang tua Hau karena Meni tidak memiliki harta atau tanah untuk membayar mahar atau belis.

Meni pun berusaha mencari harta dengan berdagang di luar pulau.

Suatu hari, Meni mendapatkan sepotong kayu harum dari seorang pedagang asing. Ia pun membawanya pulang untuk diberikan kepada Hau sebagai mahar. Namun, ketika ia sampai di rumah Hau, ia mendapati bahwa Hau telah meninggal karena sakit hati menunggunya. Meni pun sangat sedih dan menanam kayu harum tersebut di atas kuburan Hau.

Keajaiban pun terjadi. Kayu harum tersebut tumbuh menjadi pohon besar yang mengeluarkan aroma wangi sepanjang tahun.

Pohon itu kemudian dinamakan Hau Meni atau pohon cendana sebagai pengingat akan kisah cinta Meni dan Hau. Pohon cendana pun menjadi lambang kesetiaan dan kesuburan bagi masyarakat Timor.

Itulah beberpaa mitos dan manfaat kayu cendana yang jarang orang ketahui.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadi Apasih yang Bikin Orang Suka Main Gacha Life 2, Lagi Viral Nih!

    Jadi Apasih yang Bikin Orang Suka Main Gacha Life 2, Lagi Viral Nih!

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Gacha Life 2 adalah game online gratis yang sedang viral di kalangan penggemar anime dan dress up. Game ini merupakan sekuel dari Gacha Life, game populer yang dirilis oleh Lunime pada tahun 2018. Gacha Life 2 menawarkan fitur-fitur baru dan menarik yang membuat para pemainnya ketagihan dan kreatif. Apa saja fitur-fitur baru di […]

  • Bermain Game Hatsune Miku: Colorful Stage, Game Rhythm yang Seru dan Menantang

    Bermain Game Hatsune Miku: Colorful Stage, Game Rhythm yang Seru dan Menantang

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hatsune Miku: Colorful Stage adalah game rhythm terbaru yang menampilkan Hatsune Miku dan teman-teman virtualnya, serta karakter-karakter orisinal yang memiliki cerita dan lagu masing-masing. Game ini dirilis oleh SEGA dan Colorful Palette pada 25 September 2020 untuk platform Android dan iOS. Game ini mengajak Anda untuk bergabung dengan Hatsune Miku dalam petualangan musikal […]

  • Devialet Gemini II: Earbuds Nirkabel dengan Teknologi Canggih dan Desain Mewah

    Devialet Gemini II: Earbuds Nirkabel dengan Teknologi Canggih dan Desain Mewah

    • calendar_month Rabu, 18 Okt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Devialet, sebuah perusahaan audio asal Prancis, baru saja meluncurkan earbuds nirkabel generasi kedua mereka, yaitu Devialet Gemini II. Earbuds ini menawarkan kualitas suara yang luar biasa, pengurangan kebisingan adaptif, dan desain yang ergonomis dan elegan. Devialet Gemini II merupakan earbuds nirkabel yang menggunakan teknologi Bluetooth 5.2 untuk menghubungkan dengan perangkat lain. Earbuds ini […]

  • Lirik Lagu Menyerah dari Lesti Kejora, Mom Uung, dan Rizky Billar: Makna Menghargai Diri Sendiri

    Lirik Lagu Menyerah dari Lesti Kejora, Mom Uung, dan Rizky Billar: Makna Menghargai Diri Sendiri

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Lesti Kejora, Mom Uung, dan Rizky Billar merilis lagu terbaru berjudul Menyerah pada Rabu, 20 Desember 2023. Lagu ini merupakan bagian dari kampanye #JanjiGakNyerah dari Mom Uung untuk mendukung perjuangan para ibu menyusui di Indonesia. Lagu ini juga memiliki makna mendalam tentang menghargai diri sendiri. Lagu Menyerah diciptakan oleh Rizky Billar, suami dari […]

  • Benarkah Hotel Siranda adalah Tempat Terangker di Kota Semarang?

    Benarkah Hotel Siranda adalah Tempat Terangker di Kota Semarang?

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Hotel Siranda, salah satu tempat yang dulunya terkenal di Semarang, kini seiring jaman, hotel Siranda telah ditutup karena reputasinya yang terpuruk akibat kisah mistis yang mencekam. Kini, Hotel yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 1, Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah ini dikenal sebagai salah satu tempat paling angker di daerah tersebut. […]

  • Blangkon: Simbol Sederhana dan Filosofis dalam Kebudayaan Indonesia

    Blangkon: Simbol Sederhana dan Filosofis dalam Kebudayaan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Blangkon, sebuah penutup kepala tradisional di Indonesia, telah menjadi simbol keanggunan dan kesederhanaan. Terbuat dari kain lokal yang mudah ditemukan, blangkon tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga membawa makna filosofis yang dalam. Dalam kehidupan sehari-hari, blangkon mengajarkan kita untuk menjadi sederhana. Melalui desainnya yang elegan namun sederhana, blangkon menggambarkan keindahan […]

expand_less