PPP Ungkit Track Record Anies, Kaitan Ucapannya Tentang ‘Masyarakat Pemilik Aset’
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 31 Jul 2023
- print Cetak

Achmad Baidowi. (Foto: Wikipedia)
Indo1.id – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menanggapi pernyataan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan tentang keadilan bagi masyarakat terkait investasi di infrastruktur negara.
Anies mengusulkan agar masyarakat pemilik lahan yang terkena proyek infrastruktur bisa menjadi pemegang saham atau penyerta modal.
Juru bicara PPP Achmad Baidowi atau Awiek mengatakan, program tersebut akan jalan atau tidak tergantung dari rekam jejak sang pengusung.
Awiek menyinggung track record Anies sebagai gubernur DKI Jakarta dalam menerapkan konsep ‘masyarakat pemilik aset’.
“Orang kan melihat track recordnya. Bagaimana mereka ini membuat program gagal atau tidak,” kata Awiek kepada wartawan, Senin (31/7/2023).
Awiek mengatakan, skema kepemilikan publik itu ide besarnya bagus tetapi rawan penyimpangan.
Ia mencontohkan kasus korupsi yang melibatkan lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
“Rawan penyimpangan sistem auditnya seperti apa, jangan sampai seperti lembaga yang melibatkan publik, seperti dulu kasus ACT, tahu-tahu korupsi,” ujarnya.
Awiek juga mempertanyakan bagaimana mekanisme dan kriteria masyarakat yang bisa menjadi pemegang saham atau penyerta modal dalam proyek infrastruktur.
Ia menilai hal itu bisa menimbulkan masalah sosial jika tidak adil dan transparan.
“Bagaimana mekanismenya? Apakah semua masyarakat bisa ikut? Apakah ada kriteria tertentu? Kalau tidak adil dan transparan, bisa menimbulkan masalah sosial,” katanya.
Sebelumnya, Anies Baswedan mengatakan bahwa ia akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, ia ingin memberikan keadilan bagi masyarakat yang terkena dampak proyek tersebut.
Salah satu contoh yang diberikan Anies adalah memasukkan lahan atau tanah milik masyarakat di sekitar jalan tol sebagai investasi publik dalam bentuk penyertaan modal.
Dengan demikian, masyarakat bisa menikmati keuntungan dari proyek infrastruktur tersebut.
“Sehingga, ketika jalan tol menghasilkan keuntungan, maka keuntungan tersebut bukan hanya lari ke orang-orang atau kantor-kantor yang ada di Jakarta, tapi juga dirasakan rakyat yang berada di sepanjang jalan tol,” kata Anies dalam wawancara dengan Karni Ilyas, Sabtu 29 Juli 2023.
Anies mengatakan bahwa visi ekonominya adalah membangun sebuah ‘masyarakat pemilik aset’ atau ‘ownership society’, di mana segenap warga dan rumah tangga bisa memiliki aset dan menikmati kenaikan nilai aset tersebut
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar