Direktur Pushan Usulkan Sistem Pemilu Gabungan Proporsional Terbuka dan Tertutup
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
- print Cetak

Direktur Pushan (Pusat Studi Hukum dan Pemerintahan) Oce Madril
indo1.id – Oce Madril, selaku Direktur Pushan (Pusat Studi Hukum dan Pemerintahan, mengusulkan bahwa perlu untuk dilakukan pengkajian penggabungan sistem pemilu proporsional terrbuka dan tertutup. Alasannya di Indonesia keduanya pernah diterapkan secara konstituional.
“Baik proporsional terbuka atau tertutup memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing,” Tutur Oce , Jumat (10/2/2023).
“Di saat yang bersamaan Parpol tidak kehilangan peran sebagai aktor utama sebagai peserta pemilu yang berhak mengusulkan kader-kader terbaik untuk masuk ke parlemen,” Sambung Oce.
Menurut Oce, tantangannya adalah perlu diperhatikan pendapat MK dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22-24 tahun 2008 yang menguji UU Pemilu tahun 2008.
Sebagaimana diketahui, saat ini desain pemilu proporsional terbuka sedang digugat ke MK.
Dimana ada 8 Parpol menolak tegas dan tetap mendukung proporsional terbuka. Untuk saat inj Persidangan di MK masih berjalan.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar