Lemhannas Nilai Demokrasi Kita Belum Matang! Ini Alasanya?
- account_circle Nugroho
- calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
- print Cetak

Andi Widjajanto Gubernur Lemhanas
Indo1.id || Berita – Andi Widjajanto, Gubernur Lemhannas nyatakan demokrasi Indonesia belum matang, dan butuh setidaknya 5 sampai 7 pemilu supaya matang.
“Indonesia membutuhkan tujuh kali pemilu demokrasi berturut-turut untuk mematangkan demokrasi,” tutur Andi pada Forum Komunikasi Bersama Media di Kantor Lemhannas, Rabu 22 Februari 2023.
Untuk saat ini, Indonesia telah melansungkan lima kali pemilu, dihitung mulai pemilu 1999. Jadi setidaknya setelah pemilu 2024 dan 2029, barulah demokrasi kita menjadi matang.
“Yang pertama kita anggap terjadi pada 1999, maka 2019 adalah pemilu kelima, sehingga kita membutuhkan dua pemilu lagi, 2024 dan 2029, untuk membuat kita menjadi negara demokrasi matang. Itu salah (satu) hal yang kami kaji,” lanjut Andi.
Menurut Andi, indeks demokrasi Indonesia saat ini tengah bergerak dari angka 3 ke 4, di mana skor maksimal 5. Dan Indonesia, pernah mengalami situasi regresi atau kemunduran demokrasi antara tahun 2019-2023.
“Dari tahun 2019 menuju 2023 ada regresi, Indonesia mengalami regresi demokrasi,” tutup Andi.
Kemunduran itu ditandai, salah satunya, karena maraknya berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian di tengah masyarakat.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar