Heboh! Arab Saudi Bangun Pusat Kota Baru ‘The Mukaab’.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
- print Cetak

ππ’ππππ, π΅ππππ’πππ π΅ππππππ‘π’π πΎπ’ππ’π πππππ πΎπππβ ππππ π΄πππ πππππππ πΌπππ π΅πππ’ π·π π ππ¦ππβ, π΄πππ πππ’ππ.
Indo1.id II Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammad bin Salman bin Abdulaziz, telah mengesahkan pembangunan proyek pusat kota modern terbesar di dunia di ibu kota Riyadh.
Jantung kota itu merupakan proyek teranyar Perusahaan pengembangan Murabba Baru (NMDC) yang didukung Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi. Proyek yang langsung dipimpin MBS itu terletak di antara jalan Raja Salman dan Raja Khalid di barat laut Riyadh dan ditarget selesai pada tahun 2030.
Dikutip dari Saudi Press Agency (SPA) Senin 20 Febuari 2023, pembangunan akan dimulai di area seluas 19 km persegi. Proyek ini akan menawarkan lebih dari 25 juta meter persegi luas lantai.
Terdiri dari 104.000 unit hunian, 9.000 kamar hotel, lebih dari 980.000 meter persegi ruang ritel. Ada pula 1,4 juta meter persegi ruang kantor, 620.000 meter persegi aset rekreasi, serta 1,8 juta meter persegi ruang fasilitas komunitas.
Datu yang sangat menarik adalah pembangunan The Mukaab. Ini ada bangunan berbentuk kubus setinggi 400 meter, lebar 400 meter, dan panjang 400 meter.
Yang menarik dari pengembangan ini adalah struktur Mukaab, yang digambarkan sebagai tujuan imersif pertama di dunia yang menawarkan pengalaman yang diciptakan oleh teknologi digital dan virtual dengan holografi terbaru,”.
Desain kubik Mukaab terinspirasi oleh gaya arsitektur Najdi modern, yang juga digunakan dalam pengembangan proyek giga Diriyah di Riyadh,” tambahnya mengutip proyek lain senilai US$63,2 miliar dan terkait situs Warisan Dunia UNESCO di Distrik At-Turaif di negara itu.
Kubik Mukaab ini sendiri akan mencakup sebuah menara di atas landasan spiral. Sebuah struktur yang menampilkan luas lantai 2 juta meter persegi juga akan menjadi tujuan perhotelan premium, termasuk atraksi ritel, budaya dan wisata.
Bagian dalamnya ada pula unit perumahan dan hotel, ruang komersial, dan rekreasi. Dilansir di laman yang sama, proyek ini diharapkan bisa menggaet wisatawan mancanegara dan mendatangkan 180 miliar Saudi Real ke PDB non minyak kerajaan selain menciptakan 334.000 pekerjaan langsung dan tidak langsung ke warga.
Ini adalah bukan proyek megah pertama yang diumumkan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Dalam catatan yang ada, PIF membuat beberapa proyek megah lain seperti NEOM, Laut Meran, Qiddiya dan Roshn.
Disebut Arab Saudi NEOM bakal menjadi megacity senilai US$600 miliar, sengam ukuran 33 kali lebih besar dari New York di Amerika Serikat (AS). Beberapa kontroversi sempat muncul di mana NEOM disebut akan meng-halal-kan minuman keras di Arab Saudi meski ini dibantah pemerintah.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar