Presiden Jokowi Tegaskan Jajaran ASN Untuk Hindari Sifat Jemawa, Dan Pamer Kekuasaan.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Sabtu, 4 Mar 2023
- print Cetak

๐๐ณ๐ฆ๐ด๐ช๐ฅ๐ฆ๐ฏ ๐๐ฐ๐ฌ๐ฐ๐ธ๐ช ๐๐ฆ๐จ๐ข๐ด๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ข๐ฏ ๐๐๐ ๐๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐๐ช๐ฏ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐๐ช๐ง๐ข๐ต ๐๐ฆ๐ฎ๐ข๐ธ๐ข, ๐๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ฎ๐ฆ๐ณ ๐๐ฆ๐ฌ๐ถ๐ข๐ด๐ข๐ข๐ฏ.
indo1.id – Presiden Joko Widodo meminta secara tegas kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar dapat displin dalam menghilangkan sifat hedonisme.
Demikian disampaikan Presiden dalam pengantarnya pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 2 Maret 2023.
“Saya minta kepada seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan aparat di bawahnya, memberitahu apa-apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang boleh dilakukan,” ucap Presiden.
Presiden Jokowi menegur jajaran aparatur yang masih memiliki sifat hedonisme, jemawa, dan pamer kekuasaan. Presiden menyebut, perilaku tersebut sangat merugikan dan dapat menciptakan kekecewaan bagi masyarakat.
“Saya tahu betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita, terhadap pemerintah. Hati-hati, tidak hanya urusan pajak dan bea cukai, ada kepolisian, penegak hukum lainnya, dan birokrasi yang lainnya. Kalau seperti itu menurut saya pantas rakyat kecewa,” tegas Presiden.
Kepala Negara juga menginstruksikan jajaran aparatur sipil negara agar dapat lebih bijak dalam berperilaku, termasuk dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perilaku pamer di media sosial tidak pantas dilakukan oleh seorang aparat.
“Supaya ditekankan kepada kita, kepada bawahan kita, jangan pamer kekuasaan, jangan pamer kekayaan, apalagi sampai dipajang-pajang di IG (Instagram), di media sosial. Itu sebuahโkalau aparat, sangat-sangat tidak pantas,” tandas Kepala Negara.
Selain itu, Kepala Negara pun menekankan pentingnya meningkatkan reformasi birokrasi untuk melayani rakyat secara efektif dan akuntabel.
“Berkaitan dengan bidang aparatur sipil negara dan reformasi birokrasi, inti reformasi birokrasi itu adalah rakyat terlayani, rakyat terlayani dengan baik, secara efektif dan akuntabel,” tuturnya.
Dikutip Dari Halaman Resmi Presiden Republik indonesia.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar