Polisi Dimaki Sopir Fortuner Di Rawa Buaya Jakarta Barat.
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 23 Mar 2023
- print Cetak

๐๐ฐ๐ญ๐ช๐ด๐ช ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ญ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ด ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฉ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ช๐ณ ๐ฅ๐ช๐ต๐ข๐ฃ๐ณ๐ข๐ฌ ๐ฎ๐ฐ๐ฃ๐ช๐ญ ๐๐ฐ๐บ๐ฐ๐ต๐ข ๐๐ฐ๐ณ๐ต๐ถ๐ฏ๐ฆ๐ณ ๐ฅ๐ช ๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ธ๐ข๐ด๐ข๐ฏ ๐๐ข๐ธ๐ข ๐๐ถ๐ข๐บ๐ข, ๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐จ, ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ณ๐ต๐ข ๐๐ข๐ณ๐ข๐ต. (๐๐ฐ๐ต๐ฐ ๐๐ฌ๐ถ๐ฏ ๐๐ฏ๐ด๐ต๐ข๐จ๐ณ๐ข๐ฎ @๐๐ข๐ฌ๐ข๐ณ๐ต๐ข24๐ซ๐ข๐ฎ).
Indo1.id – Polisi lalu lintas yang hampir ditabrak mobil Toyota Fortuner di jalan kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat sempat ditunjuk-tunjuk oleh sang pengendara.
Diketahui, petugas itu adalah anggota polisi lalu lintas unit Cengkareng Aiptu Torus Marasi Prapat.
Torus mengaku juga dicaci maki sopir Fortuner. Padahal, sopir itu diberi teguran lantaran melanggar rambu lalu lintas.
Dia teriak-teriak dari mobil, itu banyak omongan dia. Dia nunjuk saya, maki-maki saya, kata Torus saat dihubungi, Selasa 2 Maret 2023.
Sopir Fortuner meminta Torus untuk menepi agar mobilnya bisa melintas.
Torus mengatakan, mobil mewah itu hendak berbelok kanan menuju Tol Rawa Buaya menggunakan jalur ketiga.
Seharusnya, jalur ini dipergunakan khusus bagi kendaraan untuk lurus terus menuju Grogol.
Sopir berkata saya mau lurus, saya mau ke depan minggir kamu, minggir kamu saya mau ke depan. Begitu ngomongnya, apa lah itu memaki sama saya. Saya tetap diam, ucap Torus.
Kendati sudah mendapatkan perlakuan tak mengenakkan, Torus tetap mengarahkan agar mobil itu mengikuti aturan dan tidak berbelok kanan.
Ia menghalau mobil dengan berdiri tepat di depannya. Saat itulah, sopir Fortuner terus melaju dan menyenggol tubuh Torus.
Saya tetap arahkan pakai tangan lurus ke arah Grogol sana, tapi tetap dia masih ngotot. Masih ngoceh di dalam mobil, tetap saya arahkan dia. Mobil maju, saya tahan terus, papar dia.
Torus berkata peristiwa ini terjadi pada Senin 20 Maret 2023 pukul 17.00 WIB.
Kala itu, Torus yang tengah mengatur lalu lintas di lampu merah tiba-tiba dihampiri mobil Fortuner berwarna hitam.
Ada mobil langsung nikung kencang, saya halangin. Saya suruh lurus ke depan, bukannya lurus dia malah nabrak-abrak saya dia enggak mau lurus sambil maki-maki saya, sebutnya.
Meski pengendara mobil terus mencoba melajukan kendaraannya, Torus mengaku bertahan dan mengarahkan sopir dengan isyarat tangan. Namun, sopir Fortuner bersikukuh untuk berbelok.
Teman saya ada, masih mengingatkan ‘Bapak enggak boleh belok sini, ini jalur tiga marka jalan, Bapak lurus, tutur Torus menirukan perkataan rekannya.
Setelah ditegur berulang kali, sang sopir pun akhirnya mengalah. Dia lantas mengemudikan kendaraannya sesuai dengan arahan petugas.
Sementara ini, berdasarkan video yang beredar mobil itu bernomor polisi B 12 MGN.
Menurut pencarian pelat nomor yang dilacak oleh polisi, tertera pemilik mobil berinisial MRN yang berdomisili di Jakarta Timur.
Rupanya, pajak kendaaraan itu pun sudah mati sejak tahun 2020.
Waktu kami cek data dia mati pajaknya. Pas kami cek sore lagi itu sudah hidup, mungkin sudah monitor kejadian ini, terang Torus.
Saat ditanya soal tindakan kepada sopir, Torus berujar masih dilakukan pendalaman lebih lanjut. Dia juga menunggu keputusan pimpinannya soal sanksi terhadap pelaku.
Kami kan cari dulu ada enggak unsur pidananya di videonya itu kami lagi cek, papar dia.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @jakartabarat24jam, terlihat polisi lalu lintas sedang berada di depan mobil tersebut.
Kendati sudah dihalangi, pengendara mobil justru terus berusaha untuk melintas.
Bahkan tampak bodi mobil yang sedikit menyenggol petugas di tengah kepadatan lalu lintas.
Tak lama kemudian, petugas dari Dinas Perhubungan dan polisi lain menghampiri. Terlihat salah satu polisi berbicara kepada mobil tersebut melalui jendela mobil.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar