Indonesia Berhasil Menyepakati Sejumlah Perjanjian Kerjasama Ekonomi ASEAN
- account_circle M Effendi
- calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
- print Cetak

πΌππππππ ππ π΅ππβππ ππ πππππππ ππππππππππ πΎπππππ πππ πΈππππππ π΄ππΈπ΄π (πΌππππππππππ€π πππ‘π)
Indo1.id – Presiden Indonesia, Joko Widodo, bersama-sama dengan para pemimpin dari negara-negara anggota ASEAN telah berhasil menyetujui beberapa perjanjian dan kerjasama bilateral.
Indonesia menjadi tuan rumah bagi KTT ASEAN ke-42, yang digelar di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara ini merupakan kesempatan penting bagi Indonesia untuk membuktikan kemampuan diplomasi dan memimpin ASEAN pada tahun 2023 ini.
Presiden Jokowi melakukan beberapa pertemuan bilateral, termasuk dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Dalam pertemuan dengan Kamboja, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, terutama melalui keterlibatan Indonesia dalam proyek pembangunan infrastruktur di Kamboja. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyatakan hal tersebut dalam keterangan resminya di Labuan Bajo.
Presiden Jokowi juga menyampaikan terima kasih kepada Kamboja atas bantuan dalam menyelamatkan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban perdagangan manusia atau human trafficking. Hal ini dapat membantu Indonesia dalam penanganan perdagangan manusia, terutama dalam kasus kejahatan penipuan daring atau online scams.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengatakan bahwa Presiden menekankan pentingnya menyelesaikan beberapa aspek perbatasan laut dan darat antara kedua negara. Presiden juga menyoroti pentingnya optimalisasi Sistem Satu Saluran dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.
PM Malaysia juga mengundang Presiden Jokowi untuk berkunjung ke negaranya. Selain itu, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Laos, Sonexay Siphandone. Pertemuan tersebut sebagian besar membahas kerja sama ekonomi.
Kedua pemimpin menekankan pentingnya meningkatkan kerjasama dalam pemberantasan perdagangan orang, yang saat ini menjadi perhatian di negara-negara anggota ASEAN.
Dalam rangkaian pertemuan hari pertama KTT ASEAN 2023, Presiden Jokowi memimpin lima pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar