Berhubungan Intim Disaat Istri Hamil Itu Berbahaya? Yuk Simak Pendapat Pakar!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
- print Cetak

Ilustrasi berhubungan intim. (Dok. Pixabay)
Indo1.id – Berhubungan intim antara pasangan suami istri merupakan kegiatan yang umum dilakukan sebagai ekspresi kasih sayang dan intimasi.
Namun, disaat istri sedang hamil, kegiatan seksual menjadi hal yang kontroversial dan menimbulkan banyak pertanyaan.
Kebanyakan khawatir jika berhubungan intim akan membahayakan kesehatan janin dalam kandungan.
Namun, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Christian Wijaya, SpOG, memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.
Menurut dr. Christian, berhubungan intim pada trimester ketiga kehamilan justru bisa membantu memudahkan proses persalinan.
“Saat mendekati waktu persalinan, kita menyarankan untuk lebih sering berhubungan. Itu bisa memancing datangnya kontraksi, membuka jalan lahir, dan mempercepat proses persalinan normal,” jelasnya.
Namun, pada trimester pertama dan kedua kehamilan, ia mewanti-wanti agar berhati-hati dalam melakukan kegiatan seksual.
Jika terpaksa ingin berhubungan intim, disarankan untuk menggunakan kondom sebagai langkah pencegahan. Pasalnya, sperma mengandung enzim yang bisa membuka jalan lahir, dan enzim ini akan bekerja denganlebih baik pada trimester ketiga kehamilan.
“Tetapi, alangkah baiknya pada saat kehamilannya belum cukup matang disarankan berhubungan menggunakan kondom. Itu lebih aman untuk menghindari enzim itu, meskipun itu tidak bekerja pada trimester 1-2,” kata dr. Christian.
Kemudian ia menambahkan,
“Berdasarkan pengalaman saya, pada trimester 1 yang tidak menggunakan kondom saat berhubungan biasanya ada keluar flek, kontraksi, itu banyak sekali pengalaman yang terjadi.”
Meskipun begitu, keputusan untuk berhubungan intim saat hamil atau tidak, tetap tergantung pada keputusan dan kesepakatan pasangan suami istri.
Namun, perlu diingat untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan seksual saat sedang hamil.
Selain itu, ada beberapa kondisi di mana kegiatan seksual harus dihindari, seperti saat terjadi pendarahan vagina, adanya infeksi pada organ reproduksi, atau jika dokter kandungan memperingatkan untuk menghindari kegiatan seksual karena adanya risiko yang tinggi.
Dalam hal ini, penting untuk selalu memperhatikan tanda-tanda dari tubuh sendiri dan berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan saran yang tepat mengenai kegiatan seksual saat sedang hamil.
Dengan begitu, pasangan suami istri dapat merencanakan kegiatan seksual dengan aman dan nyaman bagi kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar