Edu Wisata Libur Sekolah Di Candi Plaosan, Serasa Di Angkor Wat Kamboja!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
- print Cetak

Suasana pagi berkabut di Candi Plosan Jogja. (Foto: instagram @eksotika_jogja)
Indo1.id – Daerah Kalasan dan Prambanan bisa disebut dengan kawasan yang sangat bersejarah. Dimana banyak candi dan situs budaya yang berdiri di kawasan ini Candi dan situs budaya ini perlahan mulai berbenah sehingga, menjadi sebuah kawasan yang keren dan bersahabat.
Kalau menyebut kata candi, tentusaja pikiran kita akan terbanyang Borobudur nan megah atau Prambanan nan menjulang.
Sebenarnya , masih banyak candi-candi bisa dinikmati dengan lebih private karena tak begitu ramai sambil belajar sejarah.
Candi Plaosan merupakan kawasan candi yang dibangun di wilayah Kalasan. Meskipun lokasi administratifnya berada di Klaten. Candi ini telah dikenal masyarakat umum berada di Yogjakarta.
Sejarahnya, Candi Plaosan dibangun pada masa Raja Rakai Pikatan. Raja dari Mataram Kuno yang berasal dari Wangsa Sanjaya yang bekuasa dari taun 840 -856.
Sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh De Casparis, ada sebuah bukti yang cukup kuat yaitu prasasti Cri Kaluhuran yang dibuat pada tahun 842 masehi.
Prasasti ini mengatakan bahwa Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhuran yang didukung penuh oleh sang suami.
Sedangkan, Sri Kaluhuran sendiri merupakan gelar Pramodyawardhani untuk seorang putri dari Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra yang menganut agama Buddha yang bersuami dari Wangsa Sanjaya yang beragama Hindu yaitu Rakai Pikatan.
Bisa dibilang Candi Plaosan ini adalah sebuah saksi dari ikatan cinta yang suci yang ditunjukan oleh keduanya.
Dimana, sejak awal kedua keluarga ini tidak menyetujui hubungan mereka. Hingga, mereka pun mencoba berbagi macam cara, agar keluarga kedua belah pihak merestuinya.
Kekuatan cinta yang begitu kuat akhirnya meluluhkan hati kedua keluarga dan merestui hubungan keduanya.
Karena, berasal dari peristiwa yang bersejarah inilah. Masyarakat sekitar pun percaya bila ada kedua pasangan yang datang ke candi Plaosan ini maka, hubungan keduanya akan langgeng. Namanya, juga mitos bisa percaya dan juga bisa tidak.
Untuk harga tiket masuknya cukup murah hanya dengan mebayar 3000 riupiah saja. Dan dikenanakan tarif parkir sebesar 3000 rupiah untuk motor dan 5000 rupiah untuk mobil. Untuk jam operasional candi ini buka pada pukul 8 pagi dan tutup pada pukul 17.30 sore.
Setiap candi mempunyai 6 ruangan yang terbagi dalam 2 tingkat. Di ruangan di lantai bawah terdapat patung Buddha yang terbuat dari tembaga, tetapi sekarang sudah hilang, yang dikelilingi oleh dua patung Bodhisattva.
Relief di tembok menggambarkan pemberian. Relic dan benda yang disucikan berada di lantai atas.
Candi Plaosan Kidul terdiri dari dua bangunan utama. Sebagian dari Kala Makara didekorasi dengan antefixe dan pintu masuk, yang dihiasi dengan motif tumbuh-tumbuhan.
Di dekat Candi Plaosan terdapat candi-candi maupun situs-situs yang kurang terpelihara. Sebagian candi maupun situs ini sudah tinggal reruntuhan.
Waktu yang tepat untuk berkunjung ke sini adalah pagi ataupun sore. Jangan siang, panas soalnya. Dijamin akan merasakan suasana Angkor Wat Kamboja baik kontruksi candi maupun suasananya.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar