Anies Basewedan : Pemilu Bukan Tentang Meneruskan Yang Kemarin, Tapi?
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 12 Jun 2023
- print Cetak

Anies Baswedan pada suatu kegiatan di Lebakbulus Jakarta. (Foto: instagram @aniesbaswedan)
Indo1.id – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan menyampaikan pandangannya tentang pemilu.
Menurutnya, pemilu bukan soal meneruskan atau tidak meneruskan program pemerintah sebelumnya, melainkan soal menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin 5 tahun ke depan.
Hal ini diungkapkan Anies saat menghadiri halal bihalal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di GOR Pajajaran, Bogor, Minggu (11/6/2023).
Anies mengatakan bahwa pemilu merupakan proses untuk meluruskan jalan menuju tujuan republik ini, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia mengatakan bahwa setiap lima tahun sekali, bangsa ini harus mengevaluasi rute perjalanan dan menyesuaikan arah dengan cita-cita kemerdekaan.
“Jadi kalau ada pemilu, ini bukan soal meneruskan yang kemarin. Pemilu adalah melempangkan jalan menuju tujuan republik ini, keadilan,” kata Anies.
Anies menambahkan bahwa tidak perlu ada kekhawatiran terkait program pemerintah saat ini akan diteruskan atau tidak oleh pemimpin baru.
Yang terpenting, kata dia, adalah siapa yang akan memimpin negara ini dengan baik dan adil dalam lima tahun ke depan.
“Jadi tidak usah khawatir, karena memang tujuannya bukan soal menengok lima tahun terakhir, sepuluh tahun terakhir, lima belas tahun terakhir, bukan. Tujuannya adalah kita setiap lima tahunan berhenti sejenak, menentukan arah, menentukan siapa yang ditugaskan memimpin regu ini lagi dalam lima tahun ke depan,” ujar Anies.
Anies yang diusung oleh PKS sebagai bacapres dari Koalisi Perubahan mengatakan bahwa perubahan yang ia bawa bukan soal menghentikan atau meneruskan program pemerintah sebelumnya.
Melainkan soal memasukkan unsur keadilan dan kesetaraan dalam setiap kebijakan yang dibuat.
“Kalau ditanya perubahan yang kita bawa apa? Perubahannya bukan kepentingan, bukan soal meneruskan, perubahannya adalah tentang memasukkan unsur keadilan, kesetaraan dalam setiap kebijakan yang dibuat,” kata Anies.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar