Hal tersebut lantaran kayu tlogosari atau kayu jati muda ini dikenal memiliki pola serat kayu yang lurus.
Corak atau pola kayu tlogosari juga patut diacungi jempol, bahkan kayu meranti yang terkenal dengan keindahan serat dan coraknya hampir tersaingi oleh kayu tlogosari.
Kelebihan kayu tlogosari adalah berat jenisnya lebih ringan dari kayu meranti.
3. Tekstur Batang Pohon
Berdasarkan klasifikasi, ada 48 jenis spesies dari pohon tlogosari. Dari banyak spesies tersebut secara umum memiliki ciri-ciri yang sama yaitu pohonnya tinggi dan besar dengan diameter mencapai 120 cm dan tinggi maksimal 30 m.
Ciri-ciri pohon tlogosari adalah batangnya lurus dan bulat sempurna dengan kulit yang cenderung tipis.
Batangnya memiliki warna yang cantik yaitu coklat kemerahan dengan pola serat yang sangat eksotis.
Meskipun terlihat keras dan kuat, kayu dari pohon tlogosari mudah melengkung.
Akan tetapi, jika diolah dengan baik kayu tlogosari bisa menjadi kayu yang bermutu baik.
Buktinya kayu tlogosari sering dimanfaatkan untuk konstruksi bangunan seperti bahan baku mebel atau furnitur.
Kayu tlogosari juga dipakai dalam pembuatan panel pintu, kusen, dan jendela.
Dalam dunia industri kayu tlogosari kerap dipakai untuk parket lantai, multipleks atau plywood, kayu lapis, dan terkadang untuk pembuatan perahu.
4. Buahnya Bisa Di Konsumsi
Ternyata tidak hanya kayu saja yang bisa dimanfaatkan dari pohon tlogosari.
Bagian lain yang bisa dimanfaatkan adalah buahnya, buah tlogosari memiliki bentuk lonjong memanjang dan bisa dikonsumsi.
5. Bijinya Berkhasiat