Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata dan Hotel » Yu Ke Situ Bagendit, Destinasi Wisata di Garut dengan Legenda Unik dan Pemandangan Menarik!

Yu Ke Situ Bagendit, Destinasi Wisata di Garut dengan Legenda Unik dan Pemandangan Menarik!

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
  • print Cetak

Indo1.id – Garut adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak destinasi wisata menarik.

Mulai dari wisata alam, budaya, kuliner, hingga sejarah. Salah satu tempat wisata yang cukup populer di Garut adalah Situ Bagendit.

Situ Bagendit adalah sebuah danau yang terletak di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Situ Bagendit memiliki luas sekitar 100 hektare dan dikelilingi oleh pemandangan alam yang hijau dan asri.

Situ Bagendit tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki legenda atau cerita rakyat yang melekat dengan danau ini.

Legenda tersebut berkisah tentang seorang wanita kaya bernama Nyai Endit yang sangat kikir dan pelit.

Menurut cerita, Nyai Endit pernah mengadakan pesta mewah saat musim paceklik.

Saat itu datang seorang kakek tua yang meminta sedikit makanan karena kelaparan. Namun Nyai Endit mengusirnya dengan kasar tanpa memberikan apa-apa.

Esok harinya, masyarakat desa dikejutkan dengan adanya sebatang lidi yang menancap di jalan desa.

Tidak ada seorang pun yang bisa mencabutnya. Hingga akhirnya datanglah kakek tua yang sama dan mencabut lidi tersebut dengan mudah.

Ternyata kakek tua itu adalah seorang sakti yang marah pada Nyai Endit. Dari lubang bekas lidi itu keluar air yang terus mengalir hingga menenggelamkan desa tersebut.

Nyai Endit tidak mau meninggalkan rumahnya karena sayang pada hartanya. Akhirnya dia tenggelam bersama rumah dan hartanya.

Dari situlah kemudian terbentuklah sebuah danau yang disebut Situ Bagendit. Nama Bagendit sendiri berasal dari kata “bag” yang berarti rumah dan “endit” yang berarti tenggelam.

Situ Bagendit kini menjadi salah satu objek wisata andalan di Garut. Setelah direvitalisasi pada tahun 2022 lalu, Situ Bagendit kini memiliki wajah baru yang lebih menarik dan modern.

Situ Bagendit terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Situ Bagendit utama, Situ Bagendit dua, dan Situ Bagendit tiga.

Ketiganya memiliki daya tarik masing-masing dengan berbagai fasilitas dan spot foto yang instagramable.

Di Situ Bagendit utama, pengunjung bisa menikmati pemandangan danau dari dermaga kayu yang menjorok ke tengah danau.

Dermaga ini juga dilengkapi dengan ayunan dan kursi santai yang bisa digunakan untuk bersantai atau berfoto.

Selain itu, pengunjung juga bisa menyewa rakit atau perahu bambu untuk mengelilingi danau sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

Di tengah danau juga terdapat sebuah pulau kecil yang bisa dijadikan tempat beristirahat atau berfoto.

Di Situ Bagendit dua, pengunjung bisa melihat pemandangan perkampungan khas Sunda dengan rumah-rumah panggung dan sawah hijau.

Di sini juga terdapat beberapa spot foto unik seperti rumah hobbit, rumah burung, rumah jamur, dan lain-lain.

Di Situ Bagendit tiga, pengunjung bisa melihat pemandangan hutan pinus yang rimbun dengan udara yang sejuk.

Di sini juga terdapat beberapa spot foto menarik seperti gardu pandang, hammock, jembatan gantung, dan lain-lain.

Untuk bisa mengunjungi Situ Bagendit, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak.

Tiket ini berlaku untuk ketiga bagian Situ Bagendit.

Situ Bagendit buka setiap hari mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Lokasinya berjarak sekitar 4 km dari pusat kota Garut dan bisa dijangkau dengan kendaraan pribadi atau umum.

Jika ingin berkunjung ke Situ Bagendit, pengunjung bisa menggunakan jalur Kadungora-Leles-Gobing jika dari arah Bandung via Nagreg.

Dari kawasan Gobing, bisa langsung belok ke jalan baru KH Anwar Musaddad dan masuk ke Jalan KH Hasan Arif tanpa harus melintasi wilayah Tarogong.

Ada juga rute alternatif yang lebih cepat saat melintas via Nagreg.

Yakni, saat melintasi kawasan Leles, bisa langsung belok ke Jalan Pasopati kemudian menembus kawasan Leuwigoong.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan masuk ke Jalan KH Hasan Arif hingga sampai di Situ Bagendit.

Situ Bagendit adalah destinasi wisata yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

Di sini pengunjung bisa menikmati keindahan alam, suasana pedesaan, sekaligus mengenal legenda yang melekat dengan danau ini.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bermain Joyville Kindergarten Indonesia: Game Horor Ungkap Rahasia di Balik Sebuah TK yang Angker

    Bermain Joyville Kindergarten Indonesia: Game Horor Ungkap Rahasia di Balik Sebuah TK yang Angker

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Apakah Anda suka bermain game horor yang membuat jantung Anda berdebar-debar? Jika ya, Anda mungkin tertarik untuk mencoba game Joyville Kindergarten Indonesia, sebuah game horor yang menantang Anda untuk mengungkap rahasia di balik sebuah taman kanak-kanak yang angker. Game ini dibuat oleh developer indie asal Indonesia bernama Afif Yulistian, yang juga dikenal dengan […]

  • Bermain Strange Brigade, Game Petualangan Seru Melawan Zombie dengan Diskon Besar

    Bermain Strange Brigade, Game Petualangan Seru Melawan Zombie dengan Diskon Besar

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Game “Strange Brigade” menawarkan pengalaman bermain yang unik dan seru, di mana pemain terperangkap bersama tiga teman lainnya di dunia yang penuh dengan zombie dan undead. Game ini memadukan elemen shooter dan petualangan dalam satu paket, menciptakan suasana yang mendebarkan untuk para pemainnya. Dalam game  Strange Brigade ini, pemain akan menghadapi berbagai tantangan […]

  • Simak Lirik Lagu Dan Terjemahan Like Crazy – Jimin BTS, Yang Meledak di Banyak Negara!

    Simak Lirik Lagu Dan Terjemahan Like Crazy – Jimin BTS, Yang Meledak di Banyak Negara!

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Lagu “Like Crazy” – Jimin BTS berhasil masuk peringkat tertinggi di Billboard 200.  Ini merupakan rekor penyanyi Asia bisa masuk ke daftar tersebut. Jimin BTS telah resmi merilis album solonya pada 24 Maret 2023. Album yang diberi nama “FACE” dengan judul lagu “Like Crazy” dan judul lagu lainnya sudah lama ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya […]

  • Pumping Simulator 2: Game Simulasi Pengelolaan SPBU yang Seru dan Menantang

    Pumping Simulator 2: Game Simulasi Pengelolaan SPBU yang Seru dan Menantang

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.id – Pumping Simulator 2 adalah game simulasi pengelolaan SPBU yang dirilis pada tanggal 12 September 2023 oleh Lance Games. Game ini menawarkan pengalaman unik dan imersif dalam dunia kewirausahaan. Pemain dapat memulai perjalanan mereka sebagai pengusaha pemula dengan menjual mobil klasik yang mereka warisi untuk mengumpulkan modal. Dengan modal yang didapat, pemain dapat berinvestasi […]

  • Unggah Foto Saat Selesai Ujian Kuliah, Penampilan Aaliyah Massaid Dipuji Netizen ‘Cantik dan Elegant’

    Unggah Foto Saat Selesai Ujian Kuliah, Penampilan Aaliyah Massaid Dipuji Netizen ‘Cantik dan Elegant’

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Sekti Leksono
    • 0Komentar

    Indo1.id – Aaliyah Massaid, putri kedua pasangan Reza Artamevia dan mendiang Adjie Massaid sedang menjadi perbincangan publik setelah dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan Thariq Halilintar. Kabar kedekatan keduanya menjadi semakin heboh setelah Aaliyah diperkenalkan kepada keluarga besar Thariq pada saat acara mitoni tujuh bulanan anak Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah. Buntut dari adanya rumor tersebut, segala […]

  • Inilah Keunikan Dan Keindahan Kota Lama Semarang!

    Inilah Keunikan Dan Keindahan Kota Lama Semarang!

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id II Semarang yang pernah menjadi pusat perdagangan pada abad 19-20. Kawasan ini menjadi saksi bisu sejarah Indonesia pada masa kolonial Belanda lebih dari 2 abad. Hingga saat ini setidaknya ada sekitar 50 bangunan kuno dengan karakter bangunan Eropa pada tahun 1700-an yang masih berdiri kokoh. Setelah beberapa tahun lalu Pemerintah Kota Semarang melakukan revitalisasi, […]

expand_less