Kerugian Banjir dan Longsor Depok Jabar Tembus Rp 9 Milyar
- account_circle Dika Gallagher
- calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
- print Cetak

Kerugian Banjir dan Longsor Depok Jabar Tembus Rp 9 Milyar
Indo1 Megapolitan – Pemerintah Kota Depok menyebut, kerugian dengan adanya banjir dan tanah longsor beberapa hari lalu yang hingga saat ini telah mencapai Rp 9 miliar.
Sementara anggaran yang disiapkan sebagai penanggulangan musibah di kota itu sebesar Rp 20 miliar.
“Itu sementara ya, jangan nanti ditulis kerugian bencana di Depok Rp 9 miliar, jangan diberitakan begitu. Kamu minta informasi sebagian belum selesai,” ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris, Senin 6 Januari 2020
Ia mengungkapkan, jumlah kerugian hingga saat ini masih dalam pendataan atau baru sekitar 50 persen. Selain kerugian materi, pihaknya juga sedang mendata jumlah warga yang jatuh sakit akibat adanya musibah tersebut.
“Ya itu salah satunya, yang kita kaji dari sisi kesehatan, dari sisi fisik, belum lagi dari sisi traumatik kejiwaan anak-anak, semuanya komprehensif akan kita selesaikan.” ungkap Idris
Namun dia menyampaikan, tidak semua warga korban terdampak banjir dan longsor yang sakit digratiskan.
“Kalau perawatannya kita tetap sesuai dengan ketentuan, digratiskan karena apa, misalnya terkait BTT (biaya tak terduga) misalnya. Nah itu kita bisa sesuaikan. Jangan sampai kita membantu, nanti kita menyalahi ketentuan,” kata dia
Hingga kini pihaknya terus melakukan evaluasi terkait musibah yang terjadi di Kota Depok.
“Ya kita sedang menangani, tolong sabar, kita sedang menangani korban-korban banjir. Evaluasi sebagianya sudah, tapi kita ingin menyeluruh dulu agar nanti komprehensif penyelesaiannya.” terang Idris
Ia menambahkan, evaluasi termasuk permasalahan saluran, masalah inlet, outlet, masalah pelanggaran dan masih banyak lagi yang harus diselesaikan.
“Ini tolong sebentar, karena sekarang masih banyak korban-korban yang harus kita tolong dan bantu. Bukan hanya korban jiwa, tapi jg sarana prasarana mereka yang sekarang perlu kita bantu,” tambahnya
Dana BTT yang sudah disiapkan Pemerintah Kota Depok, kata dia, untuk menghadapi musibah mencapai Rp 20 miliar. Angka itu kemungkinan akan ditambah, dengan melihat situasi dan kondisi yang terjadi dilapangan
“Iya nanti dampaknya harus kita anggarkan lagi di ABT ‘anggaran belanja tambahan’. Itu bisa lebih besar lagi ya, makanya kita minta bantuan lagi, kita minta SK Gubernur tentang darurat bencana ini yang belum dikeluarkan oleh gubernur,” kata Idris
Sampai sekarang ini, kata Idris, gubernur baru mengeluarkan bantuan dana untuk lima daerah namun belum termasuk kpta Depok.
“Depok belum, tapi segera saya inikan ‘minta’. Kita sudah minta supaya dikeluarkan SK Gubernur, supaya penggunaan dana BTT di provinsi bisa membantu Kota Depok,” tuturnya memungkas(is/id**)
- Penulis: Dika Gallagher


Saat ini belum ada komentar