KPU RI Ambil Bagian Dalam Festival Musik Semesta Berpesta Untuk Cegah Golput di Pemilu 2024
- account_circle M Effendi
- calendar_month Senin, 26 Jun 2023
- print Cetak

???????????? ???????? ???????????????????? ???????????????????????? ???????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????? ???????????????????????????? ???????????????????????????????? ???????????????????? ????????????????ℎ ???????????????????????? ???????? ???????????????????????? 2024. (???????????????????????????? ???????????? ????????????????)
Indo1.id – Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) turut serta dalam festival musik Semesta Berpesta Edisi Bogor yang diselenggarakan pada 24-25 Juni 2023.
Partisipasi ini merupakan bagian dari strategi KPU untuk melibatkan pemilih muda dan mencegah golput pada Pemilu 2024 mendatang.
Tenaga Ahli Biro Partisipasi dan Humas KPU RI, Nona Evita menyatakan bahwa acara Semesta Berpesta merupakan kesempatan yang tepat untuk mencapai generasi Z dan milenial, serta meningkatkan pemahaman mereka tentang pemilihan umum.
“Pemasangan booth di acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya partisipasi pemilu kepada generasi Z dan milenial.
Kedua generasi ini memiliki peran penting dengan porsi sebesar 60% pada pemilu 2024,” ujar Nona.
Harapannya adalah agar generasi Z dapat memperoleh informasi tentang pemilu dari sumber yang resmi dan kredibel,” tambahnya.
Sosialisasi tersebut dilakukan oleh Nona di panggung utama Semesta Berpesta.
Di hadapan ribuan penonton, ia menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memeriksa apakah mereka sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap, sehingga dapat berpartisipasi dalam pemilu.
Sebagai tenaga ahli di bidang partisipasi dan humas KPU, Nona menyadari bahwa generasi muda saat ini cenderung apatis terhadap politik.
Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan angka golongan putih (golput) pada pemilu mendatang.
KPU telah melaksanakan berbagai strategi untuk meningkatkan literasi politik pemilih muda agar mereka menggunakan hak suara dengan bijak.
Nona menyebut beberapa program seperti Rumah Pintar Pemilu, KPU Goes To School, dan pemanfaatan media sosial KPU telah dilakukan dengan gencar.
“KPU memiliki beberapa strategi, mengingat banyaknya pemilih dari generasi muda. Kami akan mengadakan program KPU Goes To Campus.
Selain itu, kami memiliki program Rumah Pendidikan Pemilu dan KPU Goes To School untuk menyasar siswa SMA sebagai pemilih pemula,” jelasnya.
Sosialisasi juga kami lakukan.
Semua tahapan informasi terkait pemilihan umum melalui media sosial, mengingat generasi Z dan milenial banyak mendapatkan informasi dari platform tersebut.
Oleh karena itu, kami harus aktif di dunia maya,” paparnya.
Nona Evita berharap dengan sosialisasi yang dilakukan oleh KPU, generasi muda, terutama yang telah memiliki hak suara pada Pemilu 2024, akan lebih peka terhadap politik dan tidak golput, sehingga dapat menyelamatkan demokrasi.
“Harapan saya generasi muda tidak golput.
Manfaatkan hak suaramu, generasi muda, karena tanggal 14 Februari adalah hari untuk memberikan suara, bukan hari untuk memberikan uang,” pungkasnya.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar