Mengenal Wisata Ciletuh Geopark, Situs Purba Tempat Tumbukan Meteorit!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
- print Cetak

Curug Sondong, Salah satu sudut di Ciletuh Geopark Sukabumi.(foto: instagram @earth_nusantara)
Indo1.id – Ciletuh Geopark adalah sebuah kawasan wisata alam yang terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kawasan ini memiliki luas sekitar 128 ribu hektare yang mencakup delapan kecamatan dan 74 desa atau kelurahan.
Ciletuh Geopark memiliki kekayaan geologi, biologi, dan budaya yang luar biasa, serta lanskap alam yang indah dan menawan.
Ciletuh Geopark telah diakui oleh UNESCO sebagai Global Geopark pada April 2018, berkat warisan geologi yang berusia jutaan tahun.
Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat berbagai jenis batuan yang terbentuk akibat proses tektonik, vulkanik, dan sedimentasi.
Beberapa batuan yang menjadi ciri khas Ciletuh Geopark adalah ofiolit, metamorf, sedimen dalam, dan melange.
Selain batuan, Ciletuh Geopark juga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, baik flora maupun fauna.
Di kawasan ini, terdapat sekitar 700 spesies tumbuhan dan 250 spesies hewan, termasuk beberapa yang dilindungi seperti elang jawa, lutung jawa, dan badak bercula satu.
Ciletuh Geopark juga memiliki ekosistem yang beragam, mulai dari hutan hujan tropis, hutan mangrove, hingga padang rumput.
Budaya lokal juga menjadi salah satu daya tarik Ciletuh Geopark. Di sini, pengunjung bisa mengenal kehidupan masyarakat Sunda yang masih menjaga tradisi dan adat istiadatnya.
Beberapa kegiatan budaya yang bisa disaksikan di Ciletuh Geopark adalah upacara adat, kesenian tradisional, kerajinan tangan, hingga kuliner khas.
Ciletuh Geopark menawarkan berbagai destinasi wisata yang bisa dinikmati oleh para pengunjung. Beberapa di antaranya adalah:
– Pantai Ciletuh: Pantai ini memiliki pasir putih yang bersih dan air laut yang biru. Di pantai ini, pengunjung bisa bermain air, berselancar, atau menikmati pemandangan karang dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
– Curug Cimarinjung: Curug ini merupakan salah satu air terjun tertinggi di Ciletuh Geopark dengan ketinggian sekitar 50 meter.
Curug ini memiliki debit air yang deras dan membentuk kolam alami di bawahnya. Di sekitar curug ini, terdapat pula beberapa curug lain yang tidak kalah indah.
– Gunung Padang: Gunung ini merupakan situs megalitikum tertua di Asia Tenggara dengan usia sekitar 12 ribu tahun.
Di gunung ini, terdapat berbagai struktur batu yang disusun secara bertingkat dan diduga memiliki fungsi ritual atau astronomi.
Gunung ini juga menyajikan pemandangan alam yang spektakuler dari ketinggiannya.
– Panenjoan: Panenjoan adalah sebuah bukit yang menjadi spot terbaik untuk melihat panorama Ciletuh Geopark secara keseluruhan.
Dari sini, pengunjung bisa melihat bentuk amfiteater alami yang dibentuk oleh tebing-tebing curam dan sungai-sungai yang mengalir di antaranya.
Panenjoan juga menjadi tempat untuk menyaksikan matahari terbit dan terbenam.
Untuk bisa mengunjungi Ciletuh Geopark, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau umum dari Jakarta atau Bandung menuju Sukabumi.
Dari Sukabumi, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Palabuhanratu atau Ciemas.
Dari sana, pengunjung bisa mengikuti petunjuk arah menuju pintu masuk Ciletuh Geopark.
Ciletuh Geopark tidak memungut biaya tiket masuk bagi para pengunjung.
Namun, beberapa fasilitas seperti parkir kendaraan atau penyewaan peralatan wisata mungkin memerlukan biaya tambahan.
Pengunjung juga disarankan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan saat berkunjung ke Ciletuh Geopark.
Ciletuh Geopark adalah tempat wisata yang cocok bagi para pecinta alam dan budaya.
Di sini, pengunjung bisa menikmati keindahan dan keajaiban alam yang tercipta selama jutaan tahun, serta mengenal kearifan lokal masyarakat Sunda yang masih lestari.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar