Sopir dan kernet truk sempat meminta tolong kepada petugas palang pintu untuk menghentikan kereta yang akan datang.
Namun, upaya tersebut gagal karena kereta sudah terlalu dekat dan tidak bisa mengurangi kecepatannya.
Saat tabrakan terjadi, terdengar suara ledakan yang cukup keras dan api berkobar di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran dan polisi segera datang untuk mengevakuasi penumpang dan awak kereta, serta memadamkan api. Proses evakuasi berlangsung hingga dini hari.
Kecelakaan ini juga mengganggu arus lalu lintas kereta api di jalur utara Jawa Tengah. Beberapa kereta yang melintas di jalur tersebut harus dialihkan atau ditunda keberangkatannya.
PT KAI Daop 4 Semarang mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan kompensasi kepada penumpang KA Brantas yang terdampak kecelakaan.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Sopir dan kernet truk yang diduga melarikan diri setelah kejadian juga masih dicari untuk dimintai keterangan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang dan mengikuti aturan lalu lintas.