Secara psikis, anak-anak bisa mengalami gangguan emosi, kognitif, sosial, dan akademik.
“Anak-anak yang mengalami sindrom Skibidi Toilet bisa menjadi lebih mudah marah, cemas, takut, atau sedih. Mereka juga bisa mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, berpikir logis, atau mengingat informasi. Mereka juga bisa menjadi lebih terisolasi dari lingkungan sekitarnya, seperti keluarga, teman-teman, atau sekolah,” papar Shierlen.
Untuk mencegah dan mengatasi sindrom Skibidi Toilet pada anak-anak, Shierlen memberikan beberapa tips bagi orang tua, yaitu:
– Mengawasi dan membatasi waktu anak-anak dalam menonton video Skibidi Toilet atau konten lainnya di internet.
Orang tua bisa menggunakan aplikasi pengontrol orang tua (parental control) untuk memblokir atau menyaring konten-konten yang tidak sesuai untuk anak-anak.
– Mengajak anak-anak untuk melakukan aktivitas lain yang lebih positif dan bermanfaat, seperti bermain, belajar, berolahraga, atau berkreasi.
Orang tua bisa memberikan pilihan-pilihan aktivitas yang sesuai dengan minat dan bakat anak-anak, serta memberikan pujian dan penghargaan jika anak-anak berhasil melakukannya.
– Mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai moral dan etika, serta mengenalkan mereka dengan budaya dan tradisi yang ada di Indonesia.
Orang tua bisa memberikan contoh-contoh karakter atau tokoh yang baik dan inspiratif bagi anak-anak, serta menjelaskan mengapa mereka harus menghormati dan menghargai orang lain.
– Memberikan dukungan dan kasih sayang kepada anak-anak, serta mendengarkan dan memahami perasaan dan kebutuhan mereka.
Orang tua bisa menciptakan suasana yang hangat dan harmonis di rumah, serta berkomunikasi secara terbuka dan jujur dengan anak-anak.
Orang tua juga bisa mengajak anak-anak untuk berbagi cerita atau curhat tentang apa yang mereka alami atau rasakan.
– Mencari bantuan profesional jika anak-anak menunjukkan gejala-gejala sindrom Skibidi Toilet yang parah atau berkepanjangan.
Orang tua bisa berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau dokter anak untuk mendapatkan diagnosis, terapi, atau pengobatan yang tepat bagi anak-anak.
Sindrom Skibidi Toilet adalah fenomena yang perlu diwaspadai oleh orang tua, karena bisa membahayakan kesehatan dan perkembangan anak-anak.
Orang tua harus bertanggung jawab dalam mengawasi dan membimbing anak-anak dalam menggunakan internet, serta memberikan edukasi dan stimulasi yang positif bagi anak-anak.








