Saat Wawancara Bersama W Korea Lisa BLACKPINK Mengaku Alami Quarter Life Crisis
- account_circle M Effendi
- calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
- print Cetak

Lisa Black Pink. (Foto: Instagram @lisablackspink)
Indo1.id – Member BLACKPINK asal Thailand, Lisa, mengakui mengalami quarter life crisis dalam sebuah wawancara eksklusif dengan W Korea.
Ia merasa bingung tentang berbagai hal dan berusaha memenuhi keinginannya untuk menghindari penyesalan.
Lisa percaya bahwa menjalani hal yang membuatnya bahagia penting, dan ia mengartikan kebingungannya sebagai bagian dari pubertas yang mengarah ke quarter life crisis.
Quarter life crisis adalah konsep transisi atau tahap perkembangan pada usia 20-30 tahunan, di mana seseorang melewati fase perkembangan kognitif, sosial, dan fisik yang dapat merangsang perubahan dalam struktur dan tujuan hidup.
Beberapa tanda quarter life crisis termasuk ingin memperbaiki hidup, berhenti dari pekerjaan, mengakhiri hubungan, atau melakukan refleksi mendalam tentang diri sendiri.
Untuk mengatasi krisis ini, beberapa hal yang bisa dicoba adalah:
1. Belajar mengenai diri sendiri:
Sadari pikiran, perasaan, sensasi tubuh, dan lingkungan secara real-time.
Ini membantu memahami motivasi, pola berpikir, dan perilaku.
2. Kembali ke awal:
Renungkan masa lalu dan bagaimana pengalaman masa kecil memengaruhi pandangan tentang diri sendiri.
Hal ini membuka peluang untuk melihat hidup dengan perspektif baru.
3. Memahami diri sendiri:
Pertimbangkan tujuan hidup dan pengalaman sebagai orang dewasa, serta apa yang diinginkan untuk masa depan.
4. Jangan hakimi diri sendiri atau orang lain:
Lebih baik kepada diri sendiri, belajar dari pengalaman dan kesalahan untuk tumbuh dan berkembang.
Quarter life crisis adalah bagian normal dari perkembangan manusia, dan melalui refleksi dan pengenalan diri, seseorang bisa mengatasi ketidakpastian dan mengambil langkah menuju kehidupan yang lebih memuaskan.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar