Cerita Legenda Rawa Pening: Naga Burung Klinting dan Keajaiban Terbentuknya Danau
- account_circle M Effendi
- calendar_month Senin, 14 Agt 2023
- print Cetak

Rawa Pening. (Foto: Freepik)
Indo1.id – Rawa Pening di Kabupaten Semarang telah menjadi daya tarik wisata yang populer.
Tidak hanya menarik sebagai objek wisata, tetapi juga memiliki mitos dan cerita legenda yang terkait dengan keberadaannya.
Mitos Rawa Pening melibatkan naga dan seorang pertapa, menjadikannya khazanah cerita rakyat Indonesia.
Menurut jurnalbba kemdikbud fo id oleh Diah M.H, mitos Rawa Pening terkait dengan keberadaan naga yang diyakini oleh masyarakat setempat tinggal di danau tersebut.
Naga ini diyakini memiliki kekuatan luar biasa yang dapat mengalahkan penduduk desa sekitar.
Konon, pada zaman dahulu, ada suami istri bernama Ki Hajar dan Nyai Selakanta di Desa Ngasem di antara Gunung Merbabu dan Telomoyo.
Mereka berdua berusaha mendapatkan keturunan, tetapi setelah lama menikah, Nyai Selakanta masih belum hamil.
Nyai Selakanta kemudian menggerakkan suaminya untuk melakukan tapa di Gunung Telomoyo agar mereka diberikan keturunan oleh Tuhan.
Setelah beberapa waktu, Nyai Selakanta hamil dan melahirkan seekor naga yang kemudian diberi nama Burung Klinting.
Nyai Selakanta merawat naga tersebut sampai dewasa.
Ketika Burung Klinting dewasa, ia ingin mencari tahu tentang ayahnya dan menemui Ki Hajar yang sedang bertapa di gua.
Ki Hajar tidak langsung mengakui Burung Klinting sebagai anaknya, tetapi setelah menguji Burung Klinting, ia akhirnya percaya.
Ki Hajar meminta Burung Klinting untuk bertapa agar bisa menjadi manusia.
Saat Burung Klinting sedang bertapa, penduduk desa Pathok menemukannya dan memotong ekornya untuk makan pesta.
Setelah tubuhnya terpotong, Burung Klinting berubah menjadi manusia dan meminta makanan dari penduduk desa.
Namun, tidak ada yang memberinya makanan, jadi Burung Klinting menancapkan lidi ke tanah dan menantang warga desa untuk mencabutnya.
Meskipun berusaha, tidak ada yang bisa mencabut lidi tersebut kecuali Burung Klinting sendiri.
Dengan kekuatannya, Burung Klinting mencabut lidi dan air memancar dari tanah, menenggelamkan desa dan seluruh warganya, dan membentuk danau Rawa Pening.
Kisah legenda dan mitos ini telah menjadi daya tarik bagi objek wisata Rawa Pening hingga saat ini.
- Penulis: M Effendi


Saat ini belum ada komentar