Sejarah dan Perkembangan Gerakan Pramuka di Indonesia

  • Bagikan
Ilustrasi Pramuka Indonesia. (Foto Facebook @sdit tunas gemilang)

Indo1.id – Hari Pramuka Indonesia, Di peringati tiap tanggal 14 Agustus.

Penetapan tanggal ini bermula dari pengenalan gerakan pramuka dalam sebuah upacara di Istana Negara.

Namun, perjalanan Gerakan Pramuka di Indonesia berawal sejak masa Pemerintahan Hindia Belanda.

Menurut informasi dari Museum Sumpah Pemuda, organisasi pramuka di Indonesia pertama kali muncul dengan hadirnya organisasi pramuka dari Belanda pada tahun 1912 yang bernama Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO).

Baca Juga :  Mitos Jembatan Suramadu: Kisah Seram di Balik Kemegahan Jembatan Terpanjang di Indonesia

Kemudian pada tahun 1916, organisasi ini berganti nama menjadi Nederlands Indische Padvinders Vereniging (NIVP).

Pada tahun yang sama, Mangkunegara VII mendirikan Javaansche Padvinders Organisatie (JPO), yang mendorong munculnya organisasi sejenis seperti Hizbul Wahton (1918), Jong Java Padvinderij (1923), Nationale Padvinders (1926), dan lainnya.

Karena banyaknya organisasi kepramukaan di Indonesia, Pemerintah Hindia Belanda melarang penggunaan istilah “padvinder” (Pramuka) di luar organisasi milik bangsa Belanda.

Baca Juga :  Oppo A38 Resmi Dirilis di Indonesia, Tawarkan Layar 90Hz dan Kamera 50MP

Hal ini mengakibatkan H Agus Salim memperkenalkan istilah “pandu/kepanduan” untuk organisasi kepramukaan pribumi.

Jumlah organisasi kepanduan terus bertambah hingga masa kemerdekaan, khususnya pada tahun 1960-an.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan