Pemanggilan Wali Mahasiswa UINSA Surabaya Berakhir Damai, Pihak Kampus Minta Maaf
- account_circle Nugroho
- calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
- print Cetak

Suasa saat mahasiswa memprotes rektor UINSA. (Foto: Piloka)
Indo1.id – Pemanggilan wali mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang terlibat dalam aksi protes terhadap rektor saat kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) atau ospek pada Senin (14/8/2023) berakhir damai.
Pihak kampus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh mahasiswa dan orang tua mereka.
Dalam pertemuan yang digelar di Gedung Rektorat UINSA Surabaya pada Jumat (18/8/2023), pihak kampus menjelaskan kronologi dan alasan di balik pemanggilan tersebut.
Pemanggilan itu dilakukan untuk bersilaturahmi dan menjalin komunikasi yang baik antara pihak kampus, mahasiswa, dan orang tua, serta untuk mengklarifikasi kejadian sesungguhnya yang terjadi saat PBAK.
Pihak kampus menegaskan bahwa pemanggilan itu tidak bermaksud memberikan sanksi atau intimidasi kepada mahasiswa yang terlibat dalam aksi protes.
Pihak kampus juga menghargai hak mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi dan kritik konstruktif kepada rektor dan pihak-pihak yang berwenang.
Pihak kampus juga meminta maaf kepada mahasiswa dan orang tua atas ketidakpuasan mereka terhadap sistem PBAK yang dianggap tidak efektif dan menyita waktu.
Pihak kampus berjanji akan mengevaluasi dan memperbaiki sistem PBAK untuk tahun-tahun mendatang.
Selain itu, pihak kampus juga meminta maaf kepada mahasiswa dan orang tua atas ketidaksesuaian antara biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tertera di website penerimaan mahasiswa baru dengan biaya UKT yang harus dibayar oleh mahasiswa.
Pihak kampus mengaku ada kesalahan teknis dalam penginputan data UKT di website tersebut. Pihak kampus berjanji akan mengembalikan selisih biaya UKT yang sudah dibayar oleh mahasiswa.
Pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana yang kondusif dan harmonis.
Para mahasiswa dan orang tua menerima penjelasan dan permintaan maaf dari pihak kampus dengan baik.
Mereka juga menyampaikan harapan dan saran mereka untuk kemajuan UINSA Surabaya.
Rektor UINSA Surabaya, Prof. Akh Muzakki, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dan orang tua atas partisipasi dan kerjasama mereka dalam menyelesaikan masalah ini.
Ia juga mengapresiasi sikap kritis dan aspiratif dari mahasiswa sebagai bagian dari dinamika kampus.
Ia berharap bahwa kejadian ini tidak akan mengganggu proses belajar mengajar di UINSA Surabaya.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar