Pelaut-pelaut tersebut kemudian menetap di pulau tersebut dan menikahi penduduk setempat.
Dari perkawinan campur ini, lahirlah suku Lingon dengan ciri fisik yang unik.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa pelaut-pelaut asing tersebut berasal dari Australia, Belanda, atau Portugal.
Salah satu pelaut yang disebut-sebut sebagai leluhur suku Lingon adalah Sersan Lingkon, seorang tentara Australia yang kapalnya karam pada tahun 1930-an. Nama suku Lingon sendiri diduga berasal dari nama Sersan Lingkon.
Versi Mitologis
Salah satu versi mitologis tentang asal-usul suku Lingon adalah bahwa mereka adalah keturunan dari dewa-dewa atau roh-roh yang tinggal di Gunung Halamahera, salah satu gunung tertinggi di Halmahera.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, Gunung Halmahera adalah tempat tinggal para leluhur dan dewa-dewa.
Dari Gunung Halmahera, para dewa atau roh turun ke bumi dan mencari pasangan manusia.
Dari hubungan ini, lahirlah suku Lingon dengan ciri fisik yang istimewa. Suku Lingon juga dianggap sebagai orang-orang sakti yang memiliki ilmu gaib dan kekuatan supranatural.
Keberadaan Suku Lingon