Suara Gamelan di Gunung Ciremai, Mitos atau Misteri?
- account_circle Nugroho
- calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
- print Cetak

Keelokan gunung Ciremai Jawa Barat. (Foto: instagram @pendakiindonesia)
Indo1.id – Gunung Ciremai merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3.078 meter di atas permukaan laut.
Gunung ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.
Gunung Ciremai memiliki keindahan alam yang mempesona, seperti hutan, padang rumput, danau, air terjun, dan pemandangan laut.
Gunung ini juga menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki.
Namun, selain keindahan alamnya, Gunung Ciremai juga menyimpan berbagai kisah mistis yang membuat bulu kuduk merinding.
Salah satu kisah yang paling terkenal adalah suara gamelan yang sering didengar oleh para pendaki saat mendaki gunung ini.
Suara gamelan ini dikatakan berasal dari makhluk halus penunggu Gunung Ciremai yang ingin menyesatkan atau mengganggu para pendaki.
Suara gamelan ini pertama kali diceritakan oleh seorang pendaki senior bernama Reres dalam video Youtube Nadia Omara.
Menurut Reres, suara gamelan ini terdengar sangat jelas dan merdu saat ia mendaki Gunung Ciremai bersama teman-temannya pada tahun 2009.
Suara gamelan ini terdengar sekitar pukul 03.00 WIB saat mereka berada di pos 4 menuju pos 5.
Reres mengaku merasa aneh dan takut saat mendengar suara gamelan itu. Ia mencoba mencari sumber suara itu, tetapi tidak menemukan apa-apa.
Ia juga mencoba berkomunikasi dengan teman-temannya yang berada di depan dan di belakangnya, tetapi tidak ada yang mendengar suara gamelan itu selain dirinya.
Ia pun merasa seperti ada yang mengikuti dan menatapnya dari belakang.
Reres mengatakan bahwa suara gamelan itu membuatnya menjadi tidak fokus dan lelah saat mendaki. Ia bahkan sempat terjatuh ke jurang karena tidak melihat jalannya dengan baik.
Untungnya, ia berhasil diselamatkan oleh teman-temannya dan bisa melanjutkan pendakiannya.
Namun, ia tetap merasa ketakutan dan trauma karena pengalaman itu.
Kisah Reres bukanlah satu-satunya kisah tentang suara gamelan di Gunung Ciremai.
Banyak pendaki lainnya yang juga mengaku mendengar suara gamelan saat mendaki gunung ini.
Beberapa di antaranya bahkan mengalami hal-hal aneh dan menyeramkan setelah mendengar suara gamelan itu, seperti kesurupan, tersesat, bertemu sosok misterius, atau menemukan benda-benda aneh.
Salah satu cerita yang cukup populer adalah cerita tentang tisu basah yang ditemukan oleh seorang pendaki di puncak Gunung Ciremai.
Pendaki tersebut mengaku bahwa ia menemukan tisu basah di puncak gunung padahal tidak ada orang lain yang naik ke puncak selain rombongannya.
Ia pun merasa heran dan curiga bahwa tisu basah itu ada kaitannya dengan suara gamelan yang didengarnya sebelumnya.
Para pendaki senior dan masyarakat setempat percaya bahwa suara gamelan itu adalah ulah dari makhluk halus penunggu Gunung Ciremai.
Mereka mengatakan bahwa makhluk halus tersebut sering iseng atau marah kepada para pendaki yang tidak menghormati alam atau adat setempat.
Mereka juga mengatakan bahwa untuk menghindari gangguan dari makhluk halus tersebut, para pendaki harus berdoa, bersih-bersih, dan tidak membuat keributan saat mendaki Gunung Ciremai.
Namun, ada juga pendapat lain yang menyatakan bahwa suara gamelan itu bukanlah berasal dari makhluk halus, melainkan dari fenomena alam atau psikologis.
Beberapa kemungkinan penjelasan adalah sebagai berikut:
– Suara gamelan itu berasal dari bunyi angin yang berhembus di antara celah-celah batu atau pepohonan di Gunung Ciremai.
Bunyi angin ini bisa menimbulkan resonansi yang mirip dengan bunyi gamelan.
– Suara gamelan itu berasal dari bunyi hewan atau burung yang hidup di Gunung Ciremai.
Beberapa jenis hewan atau burung bisa mengeluarkan suara yang mirip dengan bunyi gamelan, seperti kijang, rusa, kukang, atau jalak.
– Suara gamelan itu berasal dari halusinasi pendengaran yang dialami oleh para pendaki.
Halusinasi pendengaran bisa disebabkan oleh kelelahan, dehidrasi, hipoksia, stres, atau faktor psikologis lainnya.
Halusinasi pendengaran bisa membuat seseorang mendengar suara yang sebenarnya tidak ada.
Dari berbagai penjelasan di atas, dapat dilihat bahwa suara gamelan di Gunung Ciremai masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Apakah suara gamelan itu benar-benar ada atau hanya sebuah mitos belaka? Apakah suara gamelan itu berasal dari makhluk halus atau fenomena alam atau psikologis?
Hingga kini, belum ada jawaban pasti yang bisa memuaskan rasa penasaran para pendaki.
Namun, suara gamelan di Gunung Ciremai tetap memiliki nilai sejarah dan budaya yang menarik.
Suara gamelan ini mengingatkan kita akan kekayaan dan keragaman budaya Nusantara yang memiliki tradisi musik gamelan yang khas dan indah.
Suara gamelan ini juga menginspirasi kita untuk menjaga dan melestarikan alam dan adat setempat yang menjadi sumber kehidupan dan kearifan bagi masyarakat sekitar.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar