Mitos Gaib Gunung Bromo yang Masih Dipercaya Masyarakat Sekitarnya!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
- print Cetak

Penampakan gunung Bromo yang sedang Terbakar. (Foto: instagram @mountnesia)
Indo1.id – Gunung Bromo adalah salah satu destinasi wisata alam yang populer di Jawa Timur.
Gunung yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut ini menawarkan pemandangan yang indah dan eksotis, seperti padang pasir, kawah, dan sunrise.
Namun, selain keindahan alamnya, Gunung Bromo juga menyimpan berbagai mitos gaib yang masih dipercaya oleh masyarakat sekitar, khususnya suku Tengger yang mayoritas beragama Hindu.
Suku Tengger menganggap Gunung Bromo sebagai gunung suci yang menjadi tempat tinggal para dewa dan dewi.
Nama Bromo sendiri berasal dari kata Brahma, yaitu dewa pencipta dalam ajaran Hindu.
Oleh karena itu, suku Tengger memiliki tradisi untuk melakukan upacara Yadnya Kasada setiap tahunnya, yaitu upacara untuk mempersembahkan sesaji kepada para dewa di puncak Gunung Bromo.
Selain upacara Yadnya Kasada, ada beberapa mitos gaib lain yang berkaitan dengan Gunung Bromo, antara lain:
– Kerajaan Gaib. Banyak orang percaya bahwa di Gunung Bromo terdapat kerajaan gaib yang dihuni oleh makhluk-makhluk halus, seperti jin, siluman, dan roh-roh leluhur. Salah satu tempat yang dianggap sebagai sarang makhluk gaib adalah Watu Kuto, yaitu sebuah daerah yang berisi bebatuan dan padas di sekitar Gunung Bromo.
Di sana, banyak orang mengalami fenomena aneh, seperti mendengar suara-suara tak kasat mata, melihat bayangan-bayangan hitam, atau bahkan hilang tanpa jejak.
Untuk itu, pengunjung harus menjaga sopan santun dan tidak mengganggu ketenangan makhluk gaib tersebut.
– Akar Gaib. Menurut ahli metafisika yang mempelajari Gunung Bromo, di sana terdapat lilitan akar pohon gaib yang sangat mematikan.
Akar ini tidak terlihat oleh mata manusia biasa, tetapi bisa dirasakan oleh orang-orang yang memiliki indera keenam.
Konon, jika ada orang yang berhati kotor atau berniat jahat menginjak akar ini, maka ia akan ditelan oleh tanah dan lenyap dari alam semesta.
Sebaliknya, jika orang yang berhati bersih dan sopan menginjak akar ini, maka ia akan mendapat berkah dan perlindungan dari makhluk gaib.
– Pasir Hisap. Selain akar gaib, ada juga fenomena pasir hisap di Gunung Bromo. Pasir ini bisa menghisap semua benda yang ada di atasnya, baik manusia maupun hewan.
Jika seseorang terjebak dalam pasir hisap ini, maka ia akan tenggelam sedikit demi sedikit hingga ke dalam.
Pasir hisap ini biasanya terdapat di daerah-daerah sepi dan jarang dilewati oleh orang-orang.
Oleh karena itu, pengunjung harus berhati-hati dan tidak sembarangan melangkah di padang pasir Gunung Bromo.
Itulah beberapa mitos gaib yang berkembang di sekitar Gunung Bromo.
Meskipun belum ada bukti ilmiah yang bisa menjelaskan fenomena-fenomena tersebut, namun banyak orang tetap percaya dan menghormati adat istiadat suku Tengger.
Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda percaya dengan mitos-mitos tersebut? Ataukah Anda hanya menikmati keindahan alam Gunung Bromo tanpa memperdulikan hal-hal mistis?
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar