Mitos Kota Saranjana di Kalimantan, Hanya Khayalan atau Bisa Jadi Fakta?
- account_circle Nugroho
- calendar_month Senin, 21 Agt 2023
- print Cetak

Ilustrasi Kota Sarajana di Kalimantan Selatan. (Foto: freepik)
Indo1.id – Kota Saranjana adalah sebuah kota gaib yang konon berada di Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Kota ini dikenal sebagai kota yang memiliki peradaban maju dengan gedung-gedung pencakar langit dan teknologi canggih.
Namun, benarkah kota ini benar-benar ada atau hanya sebuah mitos belaka?
Kisah tentang kota Saranjana sudah melegenda di kalangan masyarakat Kalimantan.
Menurut cerita rakyat yang beredar, kota ini dihuni oleh makhluk jin muslim yang menyerupai manusia.
Kota ini juga memiliki nama lain, yaitu Loka atau Halimun.
Salah satu sumber yang mengisahkan tentang kota Saranjana adalah kitab Nagarakretagama, sebuah karya sastra Jawa Kuno yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada abad ke-14.
Dalam kitab tersebut, disebutkan bahwa Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit pernah mengunjungi kota Saranjana pada tahun 1365 Masehi.
Dalam kitab tersebut, disebutkan bahwa Raja Hayam Wuruk disambut dengan sangat meriah oleh raja dan rakyat Saranjana.
Ia juga diberi hadiah berupa emas, perak, permata, dan kain sutra. Ia juga melihat keindahan dan kemegahan kota Saranjana yang memiliki bangunan-bangunan tinggi dan indah.
Namun, ada juga sumber lain yang menyatakan bahwa kisah tersebut hanyalah sebuah fiksi belaka.
Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Slamet Muljana, seorang sejarawan Indonesia yang terkenal.
Dalam bukunya yang berjudul Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya, ia menyatakan bahwa kisah tentang kota Saranjana hanyalah sebuah dongeng yang dibuat oleh Mpu Prapanca untuk memuji Raja Hayam Wuruk.
Menurut Dr. Slamet Muljana, tidak ada bukti sejarah atau arkeologis yang menunjukkan keberadaan kota Saranjana.
Ia juga menyatakan bahwa Pulau Laut pada masa itu hanyalah sebuah pulau kecil yang tidak berpenghuni dan tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah.
Selain itu, ia juga menyanggah klaim bahwa kota Saranjana memiliki peradaban maju dengan teknologi canggih.
Ia mengatakan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi pada abad ke-14, karena pada masa itu belum ada teknologi seperti mobil, pesawat, atau komputer.
Jadi, apakah kota Saranjana benar-benar ada atau hanya sebuah mitos? Sampai saat ini, belum ada jawaban pasti yang dapat memastikan hal tersebut.
Namun, bagi sebagian masyarakat Kalimantan, kota Saranjana tetap menjadi sebuah misteri yang menarik untuk ditelusuri.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar