Yuk Mengenal Sejarah Bangsa Sumeria, Peradaban Kuno di Mesopotamia!
- account_circle Nugroho
- calendar_month Jumat, 15 Sep 2023
- print Cetak

Ilustrasi perkembangan peradaban Bangsa Sumeria. (Foto: Historic Mysteries)
Indo1.id – Bangsa Sumeria adalah salah satu peradaban kuno yang berkembang di Mesopotamia, wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Irak.
Bangsa Sumeria hidup di sekitar sungai Efrat dan Tigris, yang memberikan kesuburan tanah dan kemudahan transportasi.
Bangsa Sumeria dikenal sebagai perintis berbagai bidang ilmu pengetahuan, seni, agama, hukum, dan tulisan.
Bangsa Sumeria berasal dari wilayah Asia Kecil dan mulai bermigrasi ke Mesopotamia sekitar tahun 3500 SM.
Mereka mendirikan kota-kota negara yang mandiri dan bersaing satu sama lain. Beberapa kota negara yang terkenal adalah Uruk, Ur, Lagash, Eridu, dan Nippur. Masing-masing kota negara memiliki penguasa sendiri yang disebut ensi atau lugal, serta dewa pelindung yang disembah di kuil-kuil besar yang disebut ziggurat.
Bangsa Sumeria menciptakan sistem tulisan pertama di dunia, yaitu tulisan paku atau cuneiform.
Tulisan ini dibuat dengan menekan alat berbentuk segitiga ke dalam lempengan tanah liat basah.
Tulisan ini digunakan untuk mencatat berbagai hal, seperti transaksi perdagangan, perjanjian politik, mitos, legenda, hukum, dan sejarah.
Salah satu karya sastra tertua yang berasal dari bangsa Sumeria adalah Epos Gilgamesh, yang menceritakan tentang petualangan raja Uruk yang bernama Gilgamesh.
Bangsa Sumeria juga mengembangkan berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan arsitektur.
Mereka menggunakan sistem bilangan berbasis 60 yang masih dipakai hingga sekarang untuk mengukur waktu dan sudut.
Mereka juga mengamati gerakan bintang dan planet, serta membuat kalender berdasarkan siklus bulan.
Mereka juga mengetahui cara mengobati berbagai penyakit dengan menggunakan ramuan herbal dan bedah.
Mereka juga membangun berbagai bangunan megah, seperti istana, kuil, tembok kota, kanal irigasi, dan jembatan.
Bangsa Sumeria memiliki agama politeisme, yaitu percaya pada banyak dewa dan dewi.
Mereka menganggap bahwa dewa-dewa menguasai alam semesta dan kehidupan manusia.
Mereka juga percaya pada kehidupan setelah mati di dunia bawah tanah yang disebut Kur.
Mereka melakukan berbagai ritual dan upacara untuk memuja dan memohon kepada dewa-dewa agar diberi keselamatan dan kemakmuran.
Beberapa dewa utama yang dipercaya oleh bangsa Sumeria adalah Anu (dewa langit), Enlil (dewa angin), Enki (dewa air), Inanna (dewi cinta), Utu (dewa matahari), dan Nanna (dewa bulan).
Bangsa Sumeria mengalami masa kejayaan pada abad ke-3 SM, ketika mereka berhasil menyatukan kota-kota negara mereka di bawah pemerintahan raja-raja Agade dan Ur.
Namun, pada abad ke-2 SM, bangsa Sumeria mulai mengalami kemunduran akibat serangan dari bangsa-bangsa lain, seperti bangsa Akkadia, bangsa Amori, bangsa Elam, bangsa Hittite, dan bangsa Babilonia.
Bangsa Sumeria akhirnya punah sebagai entitas politik dan budaya pada abad ke-18 SM. Namun, warisan mereka masih tetap hidup dalam sejarah peradaban manusia.
- Penulis: Nugroho


Saat ini belum ada komentar