Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mitos » Mitos Masyarakat Tengger di Lereng Semeru, Legenda Roro Anteng dan Joko Seger!

Mitos Masyarakat Tengger di Lereng Semeru, Legenda Roro Anteng dan Joko Seger!

  • account_circle Nugroho
  • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
  • print Cetak

indo1.id – Masyarakat Tengger adalah salah satu suku yang hidup di lereng Gunung Bromo dan Gunung Semeru, dua gunung berapi yang menjadi ikon wisata Jawa Timur.

Masyarakat Tengger memiliki budaya dan kearifan lokal yang unik, salah satunya adalah mitos-mitos yang berkaitan dengan gunung-gunung tersebut.

Mitos pertama adalah tentang asal-usul nama Tengger. Menurut legenda, nama Tengger berasal dari gabungan nama Roro Anteng dan Joko Seger, dua tokoh yang dipertemukan sebagai suami istri, dan berasal dari dua status sosial yang berbeda.

Roro Anteng adalah putri bangsawan dari Kerajaan Majapahit, sedangkan Joko Seger adalah putra seorang brahmana bijak.

Kisah mereka dimulai ketika Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran dan banyak pangeran yang melarikan diri ke daerah pegunungan.

Roro Anteng dan Joko Seger bertemu dan jatuh cinta di lereng Gunung Bromo. Mereka kemudian menikah dan membangun kerajaan kecil bernama Kerajaan Tengger.

Namun, setelah bertahun-tahun menikah, mereka belum dikaruniai anak. Mereka pun berdoa kepada dewa Brahma, yang merupakan dewa pencipta dalam agama Hindu.

Dewa Brahma mengabulkan doa mereka dengan syarat, mereka harus mengorbankan anak bungsunya ketika sudah memiliki 25 orang anak.

Roro Anteng dan Joko Seger menyanggupi syarat tersebut dan akhirnya memiliki 25 orang anak.

Namun, ketika tiba saatnya untuk mengorbankan anak bungsunya, mereka tidak tega melakukannya. Mereka pun melarikan diri bersama anak-anaknya ke puncak Gunung Bromo.

Dewa Brahma marah dan meletuskan Gunung Bromo.

Anak bungsu Roro Anteng dan Joko Seger terjatuh ke dalam kawah dan meninggal.

Suara anak itu terdengar memanggil-manggil orang tuanya dengan sebutan “Teng…Teng…”.

Sejak itu, masyarakat sekitar menyebut diri mereka sebagai Tengger, yang berarti “yang terakhir” atau “yang tersisa”.

Mitos kedua adalah tentang upacara Yadnya Kasada, yang merupakan ritual pengorbanan yang dilakukan oleh masyarakat Tengger setiap tahun pada bulan Kasada dalam kalender Jawa.

Upacara ini merupakan bentuk penghormatan kepada dewa-dewa dan leluhur, sekaligus permohonan keselamatan dan kesuburan.

Dalam upacara ini, masyarakat Tengger membawa sesaji berupa hasil bumi, ternak, uang, atau barang-barang lainnya, dan melemparkannya ke dalam kawah Gunung Bromo.

Sesaji ini dipercaya akan diterima oleh dewa Brahma dan roh anak bungsu Roro Anteng dan Joko Seger.

Upacara Yadnya Kasada juga merupakan bentuk pengingat akan kisah tragis Roro Anteng dan Joko Seger, yang harus kehilangan anak bungsunya karena tidak menepati janji kepada dewa Brahma.

Upacara ini mengajarkan nilai-nilai kesetiaan, pengorbanan, dan ketaatan kepada masyarakat Tengger.

Mitos ketiga adalah tentang makhluk gaib yang diyakini hidup berdampingan dengan manusia di lereng Gunung Bromo dan Gunung Semeru.

Masyarakat Tengger percaya bahwa gunung-gunung tersebut dihuni oleh makhluk-makhluk tak terlihat oleh mata, seperti roh leluhur, dewa-dewa, atau jin.

Masyarakat Tengger menganggap makhluk-makhluk gaib tersebut sebagai saudara atau teman yang harus dihormati dan dijaga.

Mereka pun memiliki aturan-aturan tertentu dalam berinteraksi dengan makhluk gaib tersebut, seperti tidak boleh mengambil apa pun dari alam tanpa izin, tidak boleh mengganggu atau merusak lingkungan, dan tidak boleh berbuat jahat atau semena-mena.

Masyarakat Tengger juga percaya bahwa makhluk gaib tersebut bisa memberikan pertolongan atau hukuman kepada manusia, tergantung dari sikap dan perilaku manusia itu sendiri.

Mereka pun sering berdoa atau meminta bantuan kepada makhluk gaib tersebut dalam menghadapi berbagai masalah atau kesulitan dalam hidup.

Mitos-mitos yang dipercaya oleh masyarakat Tengger di lereng Gunung Bromo dan Gunung Semeru merupakan bagian dari budaya dan kearifan lokal yang kaya dan unik.

Mitos-mitos ini tidak hanya bercerita tentang sejarah atau asal-usul, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral dan spiritual yang dapat dijadikan pedoman hidup.

  • Penulis: Nugroho

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontingen Bola Voli Putri, Raih Medali Perunggu di SEA Games 2023

    Kontingen Bola Voli Putri, Raih Medali Perunggu di SEA Games 2023

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Kontingen bola voli putri Indonesia meraih medali perunggu setelah mengalahkan tim Filipina dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di SEA Games 2023 yang diadakan di Olympic Indoor Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada hari Minggu (15/5/2023). Tim voli putri Indonesia berhasil menaklukkan Filipina dengan skor 3-1 (25-20, 22-25, 25-22, 25-23) dan berhasil memperoleh medali perunggu. […]

  • Forum Pemuda Betawi, Kemenpora dan ATI Tunas Bangsa Launching Gerakan Wajib Sarjana

    Forum Pemuda Betawi, Kemenpora dan ATI Tunas Bangsa Launching Gerakan Wajib Sarjana

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Dika Gallagher
    • 0Komentar

    Indo1 Nasional – Dalam rangka memperingati HUT Sumpah Pemuda ke 92 tahun 2020, Forum Pemuda Betawi bersama Kementrian Pemuda dan Olah Raga Launching Geraka Wajib Sarjana di Kampus Akademi Teknik Informatika Tunas Bangsa Jakarta. Hadir dalam launching tersebut Rahmat HS, SM Ketua Dewan Pembina Forum Pemuda Betawi, Dr. M. Muchlas Rowi, MM Wakil Ketua Dewan […]

  • Selebgram Wilya Carlina Sukses Raih Keuntungan Ratusan Juta Per Bulan Dari Hobi Fotografi

    Selebgram Wilya Carlina Sukses Raih Keuntungan Ratusan Juta Per Bulan Dari Hobi Fotografi

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Seorang selebgram bernama Wilya Carlina telah berhasil mendapatkan keuntungan yang besar setiap bulannya berkat kecintaannya pada fotografi. Awalnya, Wilya hanya menggeluti dunia fotografi digital sebagai hobi, namun sekarang ia dapat meraih keuntungan hingga ratusan juta rupiah setiap bulannya. Hal ini diungkapkan oleh Wilya saat diwawancarai oleh media pada Rabu (17/5/2023). Wilya menjelaskan, “Awalnya, […]

  • Hasil Laga BRI Liga 1: Bali United Comeback dan Kalahkan PSM Makassar 3-2

    Hasil Laga BRI Liga 1: Bali United Comeback dan Kalahkan PSM Makassar 3-2

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Nugroho
    • 0Komentar

    Indo1.idΒ  – Bali United berhasil meraih kemenangan dramatis atas PSM Makassar dengan skor 3-2 dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan kedelapan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (11/8/2023). Tim tuan rumah bangkit dari ketertinggalan dua gol dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk membalikkan keadaan. Bali United yang berstatus sebagai juara […]

  • Cara Merawat Tanaman Hias Anthurium Mickey Mouse. Simak!

    Cara Merawat Tanaman Hias Anthurium Mickey Mouse. Simak!

    • calendar_month Minggu, 11 Jun 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Indo1.id – Anthurium Mickey Mouse adalah tanaman hias yang populer karena memiliki daun yang menyerupai karakter Mickey Mouse. Tanaman ini memberikan sentuhan keunikan dan keindahan pada ruangan atau taman Anda. Agar Anthurium Mickey Mouse tumbuh subur dan cepat berbunga, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan. Berikut adalah tips merawat Anthurium Mickey Mouse: 1. Penyediaan […]

  • Mitos Raja Kayu: Penjaga Hutan dengan Kekuatan Spiritual di Baliknya

    Mitos Raja Kayu: Penjaga Hutan dengan Kekuatan Spiritual di Baliknya

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2023
    • account_circle M Effendi
    • 0Komentar

    Dalam hutan yang lebat dan hampir tak terjamah, ada seorang penguasa yang disebut Raja Kayu, atau dengan penuh hormat, Kayu Saint. Raja Kayu adalah jenis pohon yang unik dan kuat, yang mendominasi segala jenis pohon lainnya di dalam hutan tersebut. Pohon ini tumbuh dengan megah di dalam hutan hujan tropis yang lebat, di mana sinar […]

expand_less