Mereka menilai bahwa anggaran Rp 16 miliar terlalu besar untuk sebuah patung yang tidak mirip dan tidak bermutu.
Salah satu warganet yang mengomentari patung tersebut adalah akun X/bung_madin.
Dalam unggahannya, ia menulis: “Patung Bung Karno di Kabupaten Banyuasin yang rencananya akan dibongkar Dinas PU Banyuasin. (akun X/bung_madin)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Kabupaten Banyuasin, Ardi Arpani, mengakui bahwa patung tersebut belum sepenuhnya selesai.
Ia mengatakan bahwa patung tersebut masih dalam tahap finishing dan akan diperbaiki agar lebih mirip dengan Bung Karno.
“Kami akan meminta pihak ketiga untuk memperbaiki patung tersebut agar sesuai dengan gambar yang diberikan,” kata Ardi.
Ardi juga membantah bahwa anggaran untuk membangun patung tersebut sebesar Rp 16 miliar.
Ia mengatakan bahwa anggaran yang digunakan hanya sekitar Rp 500 juta. Anggaran Rp 16 miliar itu merupakan anggaran untuk pembangunan seluruh kawasan Bung Karno Sport Center, termasuk stadion, lapangan, dan fasilitas lainnya.
“Anggaran Rp 16 miliar itu untuk pembangunan seluruh kawasan olahraga, bukan hanya untuk patung saja,” ujar Ardi.








